MATA UANG: Euro Sentuh Level Tertinggi Tahun Ini

Nilai tukar euro terhadap dolar AS menguat 0,30% ke level US$1,11156 per euro pada pukul 11.00 WIB, setelah dibuka pada level US$1,1083 per euro.
Aprianto Cahyo Nugroho | 17 Mei 2017 11:52 WIB
Mata uang Euro - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Mata uang euro menyentuh kembali menyentuh level tertingginya tahun ini di atas level 1,1 terhadap dolar AS hari ini, Rabu (17/5/2017).

Nilai tukar euro terhadap dolar AS menguat 0,30% ke level US$1,11156 per euro pada pukul 11.00 WIB, setelah dibuka pada level US$1,1083 per euro.

Penguatan ini terjadi setelah dolar AS melemah pasca-rilis data perumahan AS yang lebih rendah dari perkiraan yang lebih lemah dari perkiraan, menambah serangkaian data ekonomi yang mengecewakan.

Walaupun dolar sempat pulih setelah data menunjukkan produksi manufaktur AS mencatat kenaikan terbesar dalam lebih dari tiga tahun terakhir, minat investor terhadap greenback kembali memburuk pada perdagangan selanjutnya.

Sementara itu, data yang dirilis menunjukkan ekonomi zona euro tumbuh 1,7% pada kuartal pertama 2017 dibanding periode yang sama tahun lalu (year-on-year), sejalan dengan ekspektasi analis.

Kemenangan Emmanuel Macron dalam pemilihan presiden Prancis dan meningkatnya ekspektasi integrasi Eropa juga turut memberikan sentimen positif pada euro, kata para analis.

Boris Schlossberg, managing director analis mata uang BK Asset Management, mengatakan aksi jual dolar sepertinya akan berlanjut mengingat potensi dampak politik lanjutan terkait laporan bahwa Trump mengungkapkan informasi rahasia kepada pejabat Rusia pekan lalu.

"Sepertinya secara progresif setiap hari gejolak politik meningkat, dan pada akhirnya volatilitas tersebut berpengaruh ke dalam gejolak ekonomi," kata Schlossberg, seperti dikutip Reuters.

Kekhawatiran investor meningkat bahwa Trump mungkin tidak akan menghabiskan masa jabatannya. Bahkan jika ia bertahan, akan ada terlalu banyak gangguan politik yang tentunya akan menghambat program stimulus ekonominya.

Tag : euro
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top