NILAI TUKAR 16 MEI: Indeks Dolar Terus Melemah, Rupiah Ditutup Menguat

Nilai tukar rupiah ditutup menguat 3 poin atau 0,02% ke level Rp13.300 per dolar AS setelah diperdagangkan pada kisaran Rp13.292 - Rp13.305 per dolar AS.
Aprianto Cahyo Nugroho | 16 Mei 2017 16:52 WIB
Uang rupiah. - Bloomberg/Brent Lewin

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah berakhir menguat tipis pada perdagangan hari keempat berturut-turut, Selasa (16/5/2017).

Nilai tukar rupiah ditutup menguat 3 poin atau 0,02% ke level Rp13.300 per dolar AS setelah diperdagangkan pada kisaran Rp13.292 - Rp13.305 per dolar AS.

Pagi tadi, rupiah dibuka menguat 5 poin atau 0,04% di Rp13.298 per dolar AS.

Adapun pada perdagangan Senin (15/5), rupiah ditutup menguat 0,20% atau 27 poin ke posisi 13.303 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama sore ini terpantau turun 0,39% atau 0,388 poin ke 98,523 pada pukul 15.59 WIB.

“Ruang penguatan rupiah masih terbuka,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta, dalam risetnya yang diterima pagi ini, Selasa (16/5/2017).

Dikemukakan, rupiah masih menguat terhadap dolar AS pada perdagangan Senin, bersamaan dengan kurs lain di Asia.

Menurutnya, lemahnya dollar di pasar global, serta kembali masuknya aliran dana asing ke surat utang negara (SUN), memberikan pasokan likuiditas dolar yang cukup untuk mendorong apresiasi rupiah.

Rangga mengatakan sentimen pelemahan dolar berlanjut hingga dini hari tadi. Walaupun belum ada rilis data ekonomi AS terbaru, saat ini ekspektasi kenaikan Fed Funds Rate (FFR) target perlahan terkoreksi.

Rupiah menguat di saat mata uang lain di kawasan Asia Tenggara bergerak mixed. Peso Filipina melemah 0,07%, baht Thailand menguat 0,03%, ringgit Malaysia menguat 0,18%, dan dolar Singapura melemah 0,04%.

Tag : nilai tukar rupiah
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top