BURSA SAHAM 15 MEI: Tujuh Sektor Tertekan, IHSG Melemah di Akhir Sesi I

IHSG melemah 0,28% atau 15,74 poin ke level 5.659,47 di akhir sesi I, setelah dibuka dengan penguatan 0,26% atau 14,59 poin di level 5.689,80.
Renat Sofie Andriani | 15 Mei 2017 12:23 WIB
Karyawan berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Kamis (27 - 4).JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Senin (15/5/2017).

IHSG melemah 0,28% atau 15,74 poin ke level 5.659,47 di akhir sesi I, setelah dibuka dengan penguatan 0,26% atau 14,59 poin di level 5.689,80.

Sepanjang perdagangan hari ini IHSG bergerak di kisaran 5.656,63 - 5.693,99.

Sebanyak 117 saham menguat, 155 saham melemah, dan 274 saham stagnan dari 546 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor tambang (-1,40%) dan aneka industri (-1,08%).

Adapun, sektor properti dan finansial masing-masing menguat 0,35% dan 0,11%.

Di pasar regional, indeks FTSE Straits Time Singapura siang ini terpantau menguat 0,39%, indeks SE Thailand melandai 0,36%, indeks PSEi Filipina melemah 0,21%, sedangkan indeks FTSE Malay KLCI turun 0,12%.

Sinarmas Securities menyebutkan IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini, seiring kekhawatiran pasar akan menguatnya isu proteksionisme perdagangan dalam pertemuan G7 di Italia.

Namun, perkiraan adanya kenaikan data ekspor dalam negeri yang cukup tinggi pada April 2017 akan menjadi sentimen positif bagi pergerakan indeks.

Tim analis Sinarmas Securities menyebutkan BPS mencatat nilai ekspor dan impor April 2016 masing-masing sebesar US$ 11,45 miliar dan US$ 10,78 miliar, sehingga ada surplus neraca perdagangan sebesar US$ 667,2 juta.

Selain itu, Presiden Joko Widodo mengundang Presiden Rakyat Tiongkok Xi Jinping untuk berinvestasi pada industri turunan minyak kelapa sawit yang kemungkinan akan memberikan sentimen positif bagi sektor CPO.

"Secara teknikal indeks hari Senin (15/5), IHSG diprediksi bergerak di kisaran 5.700-5.650," tulis mereka dalam riset.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terpantau masih menguat 0,11% atau 14 poin ke Rp13.316 per dolar AS pada pukul 11.57 WIB.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di kisaran 13.315-13.328.

Tag : IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top