KINERJA KUARTAL I/2017 : LPCK Cetak Laba Bersih Rp185 Miliar

Meskipun terdapat pelemahan ekonomi makro, selama kuartal pertama 2017, PT Lippo Cikarang Tbk. membukukan pendapatan sebesar Rp447 miliar, laba bruto Rp213 miliar, dan laba bersih Rp185 miliar.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 29 April 2017  |  13:33 WIB
KINERJA KUARTAL I/2017 : LPCK Cetak Laba Bersih Rp185 Miliar
Maket Lippo Cikarang - bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Meskipun terdapat pelemahan ekonomi makro, selama kuartal pertama 2017, PT Lippo Cikarang Tbk. membukukan pendapatan sebesar Rp447 miliar, laba bruto Rp213 miliar, dan laba bersih Rp185 miliar.

Pendapatan dari hunian dan apartemen tercatat Rp375 miliar atau berkontribusi sebesar 84% dari total pendapatan emiten berkode saham LPCK tersebut.
 
Pendapatan berulang atau recurring income LPCK naik sebesar 8% menjadi Rp68 miliar pada kuartal pertama 2017 dibandingkan dengan Rp63 miliar pada periode yang sama tahan lalu. Raihan tersebut memberi kontribusi sebesar 15% dari total pendapatan perseroan.

Sementara itu, total aset bertumbuh tipis 2% menjadi Rp5,80 triliun dari Rp5,70 triliun pada akhir 2016.

Presiden Direktur LPCK Toto Bartholomeus melalui siaran pers, Sabtu (29/04/2017) mengatakan, “Kami akan  berusaha memberikan yang terbaik dalam menyiapkan Orange County sebagai world class mixed use project-the Globally Connected City, sebagai pusat hub di Koridor Timur Jakarta.”

Orange County adalah kawasan world class mixe used–the Globally Connected City sebagai pusat bisnis dan gaya hidup di Koridor Timur Jakarta yang dikembangkan di lahan seluas 322 hektare dengan investasi kurang lebih Rp250 triliun.

Sebanyak lima menara  apartemen  sudah diluncurkan dan ludes terjual pada saat peluncuran. Newport Park, menara keenam, diluncurkan pada November 2016 dan terjual 87% pada saat peluncuran. Menara apartemen kelima dan keenam merupakan usa patungan antara Lippo Group dan Mitsubishi Corporation, Jepang.

LPCK adalah pengembang kawasan perkotaan dengan luas 3.000 hektare lebih dan industri sebagai basis ekonomi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Perseroan telah membangun lebih dari 14.000 hunian dengan penghuni 50.720 orang dan 484.300 orang yang bekerja setiap hari  pada 993 perusahaan manufaktur yang tersebar di kawasan industri Lippo Cikarang.

PT Lippo Cikarang Tbk. merupakan anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR). LPKR mengklaim sebagai perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah aset dan pendapatan, yang tercatat di Bursa Efek indonesia, dan didukung oleh cadangan lahan serta pendapatan berulang yang solid.

Bisnis LPKR terdiri atas residensial/rumah bandar (township), pusat perbelanjaan ritel, rumah sakit, hotel, dan manajemen aset.
LPCK adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan memiliki kapitalisasi pasar Rp3,20 triliun atau setara US$240 juta pada 26 April 2017.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bei, properti, lippo group, kinerja emiten

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup