BURSA SAHAM 28 APRIL: Bursa Asia Turun, IHSG Tinggalkan 5.700 Jelang Long Weekend

IHSG ditutup melemah 0,38% atau 21,73 poin ke level 5.685,30, setelah dibuka dengan kenaikan 0,14% atau 8,06 poin di posisi 5.715,08.
Renat Sofie Andriani | 28 April 2017 16:58 WIB
Karyawan berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Kamis (27 - 4).JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA— Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berakhir melemah pada perdagangan terakhir sebelum akhir pekan yang panjang, Jumat (28/4/2017).

IHSG ditutup melemah 0,38% atau 21,73 poin ke level 5.685,30, setelah dibuka dengan kenaikan 0,14% atau 8,06 poin di posisi 5.715,08.

Pelemahan IHSG berlanjut pada penutupan perdagangan hari kedua, setelah kemarin berakhir turun 0,34% ke posisi 5.715,08.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG telah bergerak di kisaran 5.684,59 – 5.724,51.

Dari 541 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 122 saham menguat, 201 saham melemah, dan 218 saham stagnan.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir negatif, dipimpin oleh sektor konsumer (-1,21%) dan tambang (-1,13%).

Adapun, sektor pertanian dan finansial masing-masing menguat 1,12% dan 0,39%.

IHSG melemah di saat bursa saham lainnya di Asia Tenggara terpantau bergerak variatif dengan indeks FTSE Malay KLCI (+0,01%), indeks PSEi Filipina (-0,85%), indeks FTSE Straits Time Singapura (+0,27%), dan indeks SE Thailand (-0,16%).

Pelemahan IHSG sejalan dengan bursa saham Asia yang tergelincir dari level tertinggi baru dalam 22 bulan, seiring ketidakpastian seputar rencana kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump serta berlanjutnya kekhawatiran geopolitik yang membebani pergerakan indeks regional menjelang rilis laporan keuangan dari sejumlah bank terbesar di China.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,3% ke 149,02 pada pukul 4.42 sore waktu Hong Kong (pukul 15.42 WIB), meskipun tetap bergerak menuju kenaikan bulanan keempat berturut-turut, rentetan penguatan terpanjang dalam dua tahun.

Trump mengingatkan kemungkinan adanya konflik yang besar dengan Korea Utara. Sementara itu, para pemimpin kubu Republik di Kongres AS kemarin menyatakan bahwa mereka belum siap untuk menggelar pengambilan suara dalam hal pencabutan Obamacare.

Di sisi lain, agenda putaran kedua pemilihan presiden di Prancis menginjak 10 hari terakhir menjelang pelaksanaannya.

“Terdapat ketidakpastian, termasuk bagaimana Trump akan merealisasikan janji-janjinya serta hasil akhir seperti apa yang akan terlihat dari pilpres Prancis,” ujar Margaret Yang, analis CMC Markets di Singapura, seperti dikutip dari Bloomberg.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 ditutup melemah 0,22% atau 1,09 poin ke 499,26, setelah dibuka dengan kenaikan 0,28% atau 1,38 poin di posisi 501,73.

 

Saham-saham penekan IHSG:

 Kode

(%)

UNVR

-2,68

HMSP

-0,78

ADRO

-3,80

TOWR

-4,87

Saham-saham pendorong IHSG:

Kode

(%)

TLKM

+0,92

BBCA

+0,71

INKP

+13,04

BDMN

+2,72

 

 Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, bursa asia, Donald Trump
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top