LAJU SAHAM 28 APRIL: Berikut Aksi 7 Emiten

Mirae Securities mengemukakan laju saham
Mia Chitra Dinisari | 28 April 2017 10:43 WIB
Papan elektronik menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Mirae Securities mengemukakan aksi sejumlah saham menjadi perhatian pasar pada perdagangan hari ini, Jum'at (28/4/2017).

Berikut aksi 7 emiten berdasarkan analis dari tim riset Mirae Securities

indika Energy meraih laba bersih sebesar USD22,06 juta pada 1Q17.

PT Indika Energy Tbk (INDY) meraih laba bersih sebesar USD22,06 juta. Per Maret 2017 setelah mencatatkan kerugian sebesar USD4,85 juta pada periode yang sama tahun lalu. Laporan keuangan perusahaan menyebutkan bahwa pendapatan naik menjadi USD222,52 juta dari USD195,07 juta dan laba kotor meningkat menjadi USD28,27 juta dari USD20,92 juta. (Iqplus)  

Kinerja Sampoerna Agro didorong oleh kenaikan harga CPO.

PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) juga menikmati kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil / CPO). Paling tidak, ini terjadi pada kuartal pertama 2017. Selama periode tersebut, harga jual rata-rata (CPO) CPO adalah Rp8.840 per kilogram (kg). Tingkat harga CPO meningkat sebesar 35% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, Rp6.547 per kg. (Kontan)  

Delta Dunia membukukan laba bersih sebesar USD24 juta di 1Q17.

PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) membukukan laba bersih sebesar USD24 juta, meningkat tajam dibandingkan dengan USD3 juta pada kuartal pertama 2016. Laba bersih di 1Q17 merupakan laba bersih kuartalan tertinggi yang pernah tercatat dalam sejarah Perusahaan dan BUMA. Perusahaan menghasilkan volume overburden removal 83,2 juta bcm dan volume batubara 10,2 juta ton, meningkat masing-masing 36% dan 31% dibandingkan tahun sebelumnya. (Iqplus)  

Japfa 1Q17 turun 67%.

Penjualan bersih PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk tumbuh 2,95% yoy menjadi Rp6,62 triliun pada kuartal pertama 2017. Namun, laba perusahaan terkikis. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan pada hari Kamis (27/4/2017), penjualan terdiri dari segmen produk ternak dan konsumen sebesar Rp2,68 triliun, pakan ternak Rp2,53 triliun, akuakultur Rp460,9 miliar, ayam umur sehari IDR493.62 Miliar, peternakan sapi IDR312,15 miliar, dan lainnya Rp228,71 miliar. (Bisnis Indonesia)  

Pendapatan Vale Indonesia naik 32,38% di 1Q17.

Sepanjang kuartal pertama 2017, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan pendapatan sebesar USD143,9 juta, naik 32,38% dari USD108,7 juta pada kuartal pertama tahun 2016. Kenaikan pendapatan didorong oleh kenaikan harga realisasi rata-rata. Yang pada kuartal pertama tahun ini tercatat USD8.214 per ton atau meningkat 24,12% dari USD6.618 per ton pada kuartal pertama tahun lalu. (Bisnis Indonesia)  

Semen Baturaja membukukan laba sebesar Rp32 miliar pada 1Q17.

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp32 miliar selama kuartal pertama tahun ini, meningkat sebesar 13% dibandingkan dengan Rp28 miliar pada periode yang sama tahun lalu. SMBR membukukan penjualan 349.374 ton semen selama Januari-Maret 2017, 10,15% lebih tinggi dari 317.166 ton pada periode yang sama tahun 2016. (Bisnis Indonesia)  

Teknologi Multipolar akan membayar dividen sebesar Rp59,06 miliar.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) sepakat untuk membagikan dividen senilai Rp59,06 miliar. Ini setara dengan 40% dari keuntungan yang dapat diatribusikan pada perusahaan induk. RUPST menyetujui pembagian dividen tunai menjadi 1,87 miliar saham atau Rp31,50 per saham. Kenaikan laba kotor perusahaan sebesar 5,26% dari Rp234,15 miliar di tahun 2015 menjadi Rp246,46 miliar di tahun 2016. Laba bersih juga tumbuh sebesar 33,90% atau Rp130,17 miliar pada tahun 2016. (Kontan)

Tag : aksi emiten
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top