Investor Cermati Produksi Malaysia, Harga CPO Lanjut Menguat

Kontrak berjangka CPO untuk Juli 2017, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, hari ini dibuka dengan kenaikan 0,44% atau 11 poin di posisi 2.525 ringgit per ton.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 27 April 2017  |  11:22 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) lanjut menguat pada perdagangan pagi ini, Kamis (27/4/2017).

Kontrak berjangka CPO untuk Juli 2017, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, hari ini dibuka dengan kenaikan 0,44% atau 11 poin di posisi 2.525 ringgit per ton.

Pergerakannya kemudian menguat 0,91% atau 23 poin ke level 2.537 ringgit per ton pada pukul 10.37 WIB.

Adapun pada perdagangan Rabu (26/4), harga CPO kontrak Juli ditutup naik tajam 1,13% atau 28 poin ke level 2.514, di saat para investor mencermati tingkat produksi di Malaysia.

“Pasar berspekulasi mengenai suplai minyak sawit aktual di saat prediksi dari para penghasil dan penggiling menunjukkan tingkat produksi yang berbeda,” ujar Marcello Cultrera, seorang pedagang di Oriental Pacific Futures, seperti dikutip dari Bloomberg.

Malaysian Palm Oil Association memprediksi kenaikan produksi minyak sawit mentah sebesar 18,5% (m-o-m) pada 1-20 April 2017.

Di sisi lain, menurut prediksi kelompok penggiling di selatan semenanjung Malaysia, produksi sawit naik 2,2% (m-o-m) pada 1-25 April.

Harga CPO pun mampu melanjutkan penguatannya di tengah apresiasi mata uang ringgit. Nilai tukar ringgit terpantau lanjut menguat tipis 0,05% ke 4,3455 per dolar AS pada pukul 10.51 WIB, setelah kemarin ditutup menguat 0,55% di  posisi 4,3475.

 

Pergerakan Harga CPO Kontrak Juli 2017

Tanggal

Level

Perubahan

27/4/2017

(Pk. 10.37 WIB)

2.537

+0,91%

26/4/2017

2.514

+1,13%

25/4/2017

2.486

-1,74%

21/4/2017

2.530

+1,04%

20/4/2017

2.504

+1,58%

Sumber: Bloomberg

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga cpo

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top