KURS JISDOR 27 APRIL: Terdepresiasi ke 13.299, Rupiah Masih Melemah di Pasar Spot

Data yang diterbitkan BI pagi ini terpantau pada pukul 10.00 WIB menempatkan Jisdor di Rp13.299 per dolar AS, terdepresiasi 0,16% atau 21 poin dari posisi Rp13.278 pada Rabu (26/4).
Aprianto Cahyo Nugroho | 27 April 2017 10:20 WIB
Uang rupiah. - Bloomberg/Brent Lewin

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.299 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis (27/4/2017).

Data yang diterbitkan BI pagi ini terpantau pada pukul 10.00 WIB menempatkan Jisdor di Rp3.299 per dolar AS, terdepresiasi 0,16% atau 21 poin dari posisi Rp13.278 pada Rabu (26/4).

Pada saat yang sama, nilai tukar rupiah terpantau melemah 0,06% atau 8 poin ke Rp13.292 per dolar AS di pasar spot.

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.287--Rp13.315 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang utama terpantau melemah 0,19% atau 0,185 poin ke 98,860 pada pukul 10.04 WIB.

Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan kurs rupiah pada perdagangan hari ini, Kamis (27/4/2017) berpotensi tertekan.

“Rupiah mungkin akan tertekan sementara oleh ketakutan tidak disetujuinya anggaran Trump hingga batas akhir pada Jumat tengah malam waktu AS, yang akan berujung pada dihentikannya kegiatan pemerintahan AS,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta dalam risetnya yang diterima hari ini, Kamis (27/4/2017).

Dia mengemukakan Presiden AS'Donald Trump telah menandatangani proposal pemangkasan pajak,

Rangga mengatakan hal ini tidak hanya menunjukkan niatan, tetapi informasi yang lebih detail.

“Akan tetapi, hal itu belum mampu mengangkat optimisme investor melihat resistensi kongres dan minimnya sisa waktu hingga batas akhir pengesahan anggaran,” kata Rangga.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)

27 April

13.299

26 April

13.278

25 April

13.296

21 April

13.320

20 April

13.328

                

 

 

 

Sumber: Bank Indonesia

Tag : jisdor
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top