RHB Securities Targetkan Tangani IPO Senilai Total Rp5 triliun Tahun Ini

Pada tahun ini, RHB Securities Indonesia memasang target dapat menangani initial public offering (IPO) sekitar Rp3 triliunRp5 triliun.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 27 April 2017  |  17:31 WIB
RHB Securities Targetkan Tangani IPO Senilai Total Rp5 triliun Tahun Ini
Papan elektronik menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA--Pada tahun ini, RHB Securities Indonesia memasang target dapat menangani  initial public offering (IPO) sekitar Rp3 triliun—Rp5 triliun.

Vice President Director PT RHB Securities Indonesia Iwanho mengungkapkan pada semeater I/2017 pihaknya bisa menjadi penjamin emisi efek untuk saham perdana sekitar 30%-50%.

Pada 2017, manajemen BEI menargetkan sebanyak 35 perusahaan dapat menjadi emiten di BEI. Pada 2016, jumlah perusahaan yang listing di BEI mencapai 14 perusahaan dengan dana yang dihimpun Rp12,07 triliun atau di bawah target 20 sepanjang tahun.

Perusahaan tambang emas, PT Hartadinata berencana melepas saham perdana pada tahun ini sebanyak 20%. RHB Securities ditunjuk sebagai penjamin emisi aksi korporasi ini.

Iwanho mengungkapkan bahwa di Pulau Jawa ada 7 pabrik emas dan kini Hartadinata akan menjadi penambang emas asal Jawa yang menggelar IPO.

"IPO Hartadinata lagi dalam proses ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," ungkapnya di Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Pada tahun ini, RHB Securities tengah menangani sekitar empat calon emiten yang berasal dari ritel, consumer goods dan industri pengolahan. Saat ini, pihaknya juga tengah menangani IPO perusahaan penerbangan Sriwijaya Air.

Adapun Sriwijaya Air telah mengunjungi Bursa Efek Indonesia untuk melakukan mini ekspose. Sriwijaya Air berencana untuk melepas sekitar 25,3% saham kepada publik pada tahun ini.

Bursa Efek Indonesia mencatatkan sekurangnya ada 22 calon emiten bakal melepas saham ke publik bakal ramai pada kuartal II dan kuartal III/2017.

Samsul Hidayat, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan ada sekitar 22 calon emiten yang hendak IPO dalam pipeline BEI. Terdapat 15 calon emiten yang menggunakan laporan keuangan Desember 2016 dalam proses IPO.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ipo

Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top