BURSA SAHAM 26 APRIL: Tembus Level 5.700, IHSG Cetak Rekor Baru Dua Hari Berturut-turut

Indeks harga saham gabungan (IHSG) terus memperbarui rekornya pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (26/4/2017).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 April 2017  |  16:43 WIB
BURSA SAHAM 26 APRIL: Tembus Level 5.700, IHSG Cetak Rekor Baru Dua Hari Berturut-turut
Pengunjung berdiri di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. - REUTERS/Iqro Rinaldi

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham gabungan (IHSG) terus memperbarui rekornya pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (26/4/2017).

IHSG berakhir menguat 0,81% atau 45,73 poin ke level 5.726,53, level penutupan tertinggi baru sepanjang masa.

Adapun pada perdagangan Selasa (25/4), IHSG ditutup dengan penguatan 0,29% ke 5.680,80.

IHSG mampu memperpanjang penguatannya hari ini ketika dibuka dengan kenaikan 0,11% atau 6,28 poin di posisi 5.687,08.

Namun pergerakannya kemudian berbalik turun tipis 0,20 poin ke level 5.680,59 di akhir sesi I.

Gerak IHSG kemudian mampu meraih kembali penguatannya dan mencetak level penutupan tertinggi baru sepanjang masa hari ini, setelah menyentuh level 5.680,80 kemarin.

Sepanjang perdagangan hari ini IHSG telah bergerak di kisaran 5.679,59 – 5.726,53.

Dari 541 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 161 saham menguat, 167 saham melemah, dan 213 saham stagnan.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir positif, dipimpin oleh sektor finansial (+1,73%) dan perdagangan (+1,61%).

Adapun, sektor infrastruktur dan properti masing-masing turun 0,19% dan 0,09%.

Pergerakan bursa saham lainnya di Asia Tenggara juga terpantau menguat dengan indeks FTSE Malay KLCI (+0,18%), indeks PSEi Filipina (+0,34%), indeks FTSE Straits Time Singapura (+0,21%), dan indeks SE Thailand (+0,18%).

Di kawasan Asia, bursa saham China memperpanjang reboundnya dengan indeks Shanghai Composite dan indeks CSI 300 yang masing-masing naik 0,20% dan 0,13%.

Sementara itu, indeks Hang Seng di Hong Kong hari ini berakhir menguat ke level tertingginya dalam lebih dari sebulan, sedangkan Kospi Korea Selatan melanjutkan relinya untuk hari kelima.

Adapun, pergerakan bursa saham Jepang kembali ditutup menguat lebih dari satu persen, di tengah pelemahan kinerja yen serta sentimen positif seputar atas meredanya kekhawatiran geopolitik.

Reli pada mayoritas bursa saham di Asia pada perdagangan hari ini ditopang oleh membaiknya daya tarik terhadap aset berisiko dan reli Wall Street tadi malam.

Minat investor terhadap aset berisiko membaik setelah bursa saham Asia memperpanjang penguatannya untuk hari kelima berturut-turut, mengikuti kuatnya pasar AS pada penutupan perdagangan Selasa.

Pada perdagangan Selasa, indeks Nasdaq Composite mencapai rekor menembus level 6.000 untuk pertama kalinya, didukung oleh kenaikan di saham berkapitalisasi besar seperti Apple dan Microsoft.

Sementara itu, indeks S&P 500 menyentuh level tertinggi setelah Wall Street Journal memberitakan usulan pajak Presiden Donald Trump yang diperkirakan akan diumumkan hari ini, yang mencakup pemangkasan tarif perusahaan menjadi 15%.

“Penguatan hari ini mencerminkan kembalinya keyakinan global pasca pilpres Prancis. saat ini pasar terlihat lebih tenang. Secara global, kita melihat banyak minat terhadap aset berisiko,” ujar Shane Oliver, head of investment strategy AMP Capital Investors, dikutip dari Bloomberg.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 ditutup menguat 1,22% atau 6,08 poin ke 504,23, setelah dibuka dengan kenaikan 0,28% atau 1,42 poin di posisi 499,57.

 

Saham-saham pendorong IHSG:

Kode

(%)

BMRI

+2,16

UNTR

+4,04

BBNI

+3,23

BBCA

+0,86

Saham-saham penekan IHSG:

 Kode

(%)

TLKM

-0,90

HMSP

-0,77

UNVR

-0,66

ASII

-0,55

 

 Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top