Pasca Akuisisi 7-Eleven, Ini Rekomendasi Saham CPIN

Para analis masih berbeda pendapat terkait proyeksi harga saham PT Charoen Pokphand Tbk. (CPIN) setelah mengakuisisi gerai 7-Eleven Indonesia.
Hafiyyan | 26 April 2017 13:16 WIB
Salah satu gerai Seven Eleven - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Para analis masih berbeda pendapat terkait proyeksi harga saham PT Charoen Pokphand Tbk. (CPIN) setelah mengakuisisi gerai 7-Eleven Indonesia.

Akhir pekan lalu, Charoen Pokphand Indonesia mengumumkan transaksi akuisisi anak usaha PT Modern International Tbk., PT Modern Sevel Indonesia. Anak usaha tersebut merupakan pengelola dan pemegang merek gerai waralaba 7-Eleven di Indonesia.

Nilai transaksi yang disepakati dalam Business Acquisition Agreement yang ditandatangani pada Jumat (21/4/2017) itu mencapai Rp1 triliun berdasarkan pada hasil dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dan uji tuntas pihak pembeli.

Dengan transaksi tersebut, 7-Eleven berada di bawah anak usaha CPIN, PT Charoen Pokphand Resto Indonesia (CPRI).

"Apabila transaksi dilakukan, perseroan dapat melakukan kegiatan ekspansi usaha di bidang distribusi serta mendukung kegiatan penjualan produk makanan olahan dan minuman olahan yang diproduksi oleh perseroan dan entitas anaknya," tulis Presiden Direktur Charoen Pokphand Indonesia Tjiu Thomas Effendy dalam keterbukaan informasi, Jumat (21/4/2017).

Lucky Bayu Purnomo, Research Analyst Danareksa Sekuritas, dalam riset Senin (25/4/2017) menyampaikan kinerja saham CPIN cenderung menguat untuk menguji harga Rp4.020, sebagai target tertinggi dan harga yang telah di uji selama 52 minggu sebelumnya.

Dalam 52 minggu terakhir, saham CPIN diperdagangkan pada kisaran harga Rp2.850-4.020 per lembar saham. Adapun tingkat price per earning ratio (PER) saham CPIN saat ini sebesar 24,24 kali.

Danareksa Sekuritas menetapkan rekomendasi beli saham CPI dengan target harga Rp4.020 dan stop loss pada level harga Rp3.130 per lembar saham.

Ben Santoso, analis DBS Vickers Securities, pada Senin (25/4/2017) justru merekomendasikan hold terhadap saham CPIN dengan target harga Rp3.170. Senada, pada tanggal yang sama analis Ciptadana Sekuritas merekomendasikan hold terhadap saham CPIN dengan target harga Rp3.450.

Berdasarkan konsensus Bloomberg terhadap saham CPIN yang melibatkan 11 analis, 4 di antaranya merekomendasikan beli, 4 analis merekomendasikan hold, dan 3 lainnya memberikan pernyataan jual. Rerata target harga saham dari konsensus ialah Rp3.432,5 sampai akhir 2017.

Kini, pada perdagangan Rabu (26/4/2017) jeda siang, harga saham CPIN terkoreksi 60 poin atau 1,78% menuju Rp3.310. Sepanjang tahun berjalan harga meningkat 7,12%.

Sebelumnya pada penutupan perdagangan Selasa (25/4/2017), harga saham CPIN ditutup menguat 70 poin atau 2,12% menuju Rp3.370. Ini merupakan level tertinggi sejak 20 Februari 2017.

Tag : 7-eleven, charoen pokphand indonesia
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top