INVESTA SARAN MANDIRI: IHSG Berpeluang Melemah di Level 5.664-5.662

Investa Saran Mandiri memprediksi (IHSG) dalam perdagangan hari ini akan menguat 16 poin membentuk candle dengan body turun dan shadow di bawah lebih panjang indikasi pembalikan dari tekanan turun.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 April 2017  |  09:28 WIB
INVESTA SARAN MANDIRI: IHSG Berpeluang Melemah di Level 5.664-5.662
Nasabah mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan di sebuah bank, di Jakarta, Senin (25/7). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Investa Saran Mandiri memprediksi (IHSG) dalam perdagangan hari ini akan menguat 16 poin membentuk candle dengan body turun dan shadow di bawah lebih panjang indikasi pembalikan dari tekanan turun.

Analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee, mengatakan IHSG berpeluang konsolidasi melemah dengan support di level 5.664 sampai 5.662 dan resistance di level 5.696 sampai 5.700.

Sementara itu, dua emiten diprediksi akan memengaruhi pergerakan IHSG hari ini.

Yaitu, perusahaan pertambangan, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) memulai proses pembangunan pabrik feronikel Halmahera Timur, Ma-luku Utara dengan melaksanakan pemasangan tiang pancang perdana (first piling) pada 25 April 2017. First piling ini merefleksikan dukungan program hilirisasi pemerintah dalam rangka peningkatan nilai tambah produk mineral Indonesia.

Pembangunan ini dilakukan sejak pabrik feronikel pertama (FeNi I) beroperasi tahun 1976, FeNi II di tahun 1995, FeNi III di ta-hun 2007 dan pengembangan FeNi I yang dikenal dengan Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP). P3FH akan mendukung total kapasitas produksi feronikel tahunan ANTMmenjadi 40.500-43.500 ton nikel dalam feronikel (TNi), sehingga semangat mewujudkan industri dasar logam akan semakin dekat. Proyek strategis ANTMini didanai melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk menciptakan nilai tambah mineral melalui hilirisasi.

Kemudian, PT Inti Agri Resources Tbk berencana memecah jumlah saham (stock split). Manajemen sudah mendapatkan restu melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta. Emiten dengan kode IIKP tersebut, sepakat me-matok besaran rasio stock splitsebesar 1:10. Artinya, harga saham IIKP akan menjadi 10 kali lebih kecil, namun memiliki jumlah yang semakin banyak.

Sampai dengan penutupan perdagangan Selasa (25/4), harga saham IIKP berada di level 2.400. Saat ini, jumlah saham IIKP sekitar 88,31% beredar di publik, 5,27% dimiliki oleh PT Atria Axes Management, dan 6,42% dimiliki oleh PT Maxima Agro Industri. Setelah stock split, jumlah saham beredar IIKP menjadi 33,6 miliar lembar. Langkah untuk melakukan stock split dipilih IIKP agar perdagangan saham emiten ini bisa lebih ramai.

Selain lewat aksi tersebut, tahun ini IIKP juga berencana untuk meningkatkan jumlah pengirimsan produk perikanan. Bisnis utama Inti Agri diantaranya berupa penjualan ikan arwana dan hasil olahan rajungan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top