Mirae Asset Sekuritas: IHSG (21/4) Tendensi Menguat, Rekomendasi Saham KBLI, DOID, HRUM

Jakarta Composite Index (JCI) atau IHSG pada perdagangan hari ini, Jumat (21/4) memiliki tendensi menguat yang diperkirakan akan bergerak di kisaran normal trading range 5,583-5,636.
Fajar Sidik | 21 April 2017 09:20 WIB
Pergerakan IHSG di gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Jakarta Composite Index (JCI) atau IHSG pada perdagangan hari ini, Jumat (21/4) memiliki tendensi menguat yang diperkirakan akan bergerak di kisaran normal trading range 5,583-5,636.

Mengutip riset Mirae Asset Sekuritas, IHSG akan menguji abnormal lower band pada uptrend channel. IHSG saat masih dalam pola uptrend jangka pendek relatif valid yang dimulai sejak selama 66 hari terakhir dengan r-squared = 0.8864 dan bergerak normal dalam rentang +/-1.58 std.deviasi dari centerline.

Peluang IHSG bergerak di luar pergerakan normal sekitar 11.36% atau sekitar 7 bar chart. Volatilitas normal pergerakan IHSG saat ini sebesar +/-0.42% atau sekitar +/- 23.3 point.

Sementara itu, aliran dana masuk dan volatilitas indeks naik masih terlihat dari hasil optimalisasi terakhir, indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik dengan volume sekitar rata-rata dengan demikian potensi kenaikkan mulai terlihat . Daily resistance di 5,619 sebelum lanjut ke 5.636 dan daily support di 5.583. Stop loss level di 5,567.

IHSG akan coba bertahan sekitar rata-rata masing-masing periode. Untuk mampu naik lebih lanjut IHSG saat ini harus mampu bertahan di atas rata-rata masing-masing periode (positive area).

Adapun sejumlah saham yang masuk perhatian kami hari ini adalah sebagai berikut:

KMI Wire and Cable (KBLI) – Trading Buy
Harga akan coba naik di atas normal lower band pada uptrend channel. Secara umum harga saham ini masih bergerak pada uptrend channel yang masih relatif valid (r-squared = 0.919 selama 50 hari terakhir yang bergerak normal dalam rentang +/- 1.73 std.deviasi dari center line.

Peluang harga keluar dari pergerakan normal sekitar 8.15% (sekitar 4 bar chart ). Volatilitas normal pergerakkan harga saham ini sepanjang uptrend channel sebesar +/- 5.62 % atau sekitar +/- 36.23 (potensi naik dan turun secara normal maksimum/minimum sebesar 35-40 rupiah) dari level penutupan terakhir.

Aliran dana keluar dan volatilitas harga turun mulai terbatas. Dari hasil optimalisasi terakhir, indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized akan menguji support trendline dengan volume masih di bawah rata-rata. Hal ini mengindikasikan koreksi harga mulai terbatas dengan kecenderungan menguat. Daily resistance terdekat di 690. Daily support terdekat di 640. Stop loss level di 600.

Delta Dunia Makmur (DOID) – Trading Buy
Harga akan coba naik dan bertahan di atas normal lower band pada uptrend channel. Secara umum harga saham ini juga masih bergerak dalam pola uptrend channel yang masih relatif valid (r-squared = 0,928) selama 30 hari terakhir dan bergerak normal dalam rentang +/- 1.79 std.deviasi dari center line.

Peluang harga keluar dari pergerakan normal sekitar 7.21% (sekitar 2 bar chart ). Volatilitas normal pergerakan harga saham ini sepanjang uptrend channel sebesar +/- 3.44 % atau sekitar +/- 37.67 (potensi naik dan turun secara normal maksimum/minimum sebesar 35-40 rupiah) dari level penutupan terakhir.

Aliran dana keluar dan volatilitas harga turun mulai terbatas. Dari hasil optimalisasi indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized saat ini cenderung turun menguji support trendline dengan volume di tembus sekitar rata-rata. Hal ini mengindikasikan potensi koreksi sudah terbatas. Daily resistance di 1,145 sebelum ke 1,180.Daily support saat ini di 1,080. Stop loss level di 1,060.

Harum Energy (HRUM) – Trading Buy
Harga akan coba naik menguji normal lower band pada uptrend channel. Secara umum harga saham ini akan coba bertahan sekitar normal lower band pada uptrend channel yang masih relatif valid dengan r-squared = 0.887 selama 48 hari terakhir dan bergerak normal dalam rentang +/-1.58 std.deviasi dari centerline.

Peluang harga keluar dari pergerakan normalnya sekitar 181.35 % (sekitar 5 bar chart ). Volatilitas normal pergerakan harga saham ini sepanjang uptrend channel sebesar +/-3.05% atau sekitar +/- 77.09 (potensi naik dan turun secara normal maksimum/minimum sebesar 70-75 rupiah) dari level penutupan terakhir.

Aliran dana keluar dan volatilitas harga turun cenderung terbatas. Dari hasil optimalisasi, indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized akan menguji support trendline dengan volume tembus rata-rata. Dengan demikian diperkirakan selling climax sudah terjadi dan potensi koreksi sudah terbatas. Perkiraan daily resistance terdekat ke 2,600 sebelum lanjut ke 2,710. Daily support terdekat di 2,480 yang sekaligus sebagai cut loss level.

 

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top