Rusia Ikut OPEC, Harga Minyak Berpeluang ke US$60

Keikutsertaan Rusia dalam perpanjangan pemangkasan produksi OPEC diyakini dapat mengatrol harga minyak mentah menuju level US$60 per barel.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 20 April 2017  |  16:50 WIB
Rusia Ikut OPEC, Harga Minyak Berpeluang ke US$60
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Keikutsertaan Rusia dalam perpanjangan pemangkasan produksi OPEC diyakini dapat mengatrol harga minyak mentah menuju level US$60 per barel.

Pada Kamis (20/4/2017) pukul 15:36 WIB, harga minyak WTI kontrak Mei 2017 naik 0,34 poin atau 0,67% menuju US$50,78 per barel. Adapun, harga Brent kontrak Juni 2017 meningkat 0,41 poin atau 0,77% menjadi US$53,34 per barel.

Artem Konchin, analis Otkritie Capital di Moskow menyampaikan pasar mengharapkan Rusia ikut serta dalam perpanjangan pemangkasan produksi bersama OPEC dan negara produsen lainnya.

Sebelumnya, Rusia berjanji memangkas suplai sebesar 300.000 barel per hari (bph) pada Januari 2017-Juni 2017. Rusia merupakan produsen minyak terbesar di dunia yang menghasilkan sekitar 11 juta bph.

"Pembaruan kesepakatan pemangkasan produksi yang melibatkan Rusia mampu mendorong harga minyak hingga US$60 per barel," tuturnya dikutip dari Bloomberg, Kamis (20/4/2017).

Dalam keterangan resminya, Kementerian Energi Rusia menyampaikan masih terlalu dini membicarakan perpanjangan pemangkasan produksi pada paruh kedua 2017. Akan tetapi, Rusia bakal hadir dalam rapat OPEC di Wina pada 25 Mei 2017.

Sebagai informasi, pada Rabu (19/4/2017), Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan ada kemungkinan organisasi memperpanjang masa pemangkasan suplai. Kesepakatan perpanjangan itu akan diputuskan dalam rapat para menteri negara anggota OPEC pada 25 Mei 2017 di Wina, Austria.

Sebelumnya, organisasi dan negara-negara produsen minyak mentah berjanji memangkas suplai baru sekitar 1,8 juta bph pada Januari 2017-Juni 2017.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga Minyak, rusia

Sumber : bloomberg

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top