PM May Umumkan Pemilu Dini, Indeks Stoxx 600 Ditutup Merosot 1,1%

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup merosot 1,1% pada perdagangan Selasa.
Renat Sofie Andriani | 19 April 2017 06:34 WIB
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan bursa saham Eropa berakhir melemah pada sesi perdagangan kemarin, bersama dengan indeks FTSE 100 Inggris setelah Perdana Menteri (PM) Theresa May mengumumkan akan menyelenggarakan pemilihan umum lebih dini.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup merosot 1,1% pada perdagangan Selasa.

Hampir seluruh kelompok industri turun, dipimpin oleh perusahaan tambang seiring melemahnya harga bijih besi.

Sementara itu, indeks FTSE 100 anjlok 2,5%, penurunan terbesar sejak dampak pengambilan suara Brexit, di saat kinerja mata uang pound sterling menguat setelah May mengumumkan percepatan pemilihan umum pada Juni tahun ini.

Dilansir Bloomberg (Rabu, 19/4/2017), percepatan pemilihan Inggris menambah daftar agenda politik penting yang akan datang di Eropa, dimana ketidakpastian tentang hasil dari pemilihan presiden Perancis telah membebani saham di sesi terakhir.

Indeks tambang Stoxx 600 jatuh 3,1% dengan penurunan terbesar tiga harinya sejak September, di saat harga bijih besi terjerembab setelah Citigroup Inc. menyatakan bearish untuk prospek bahan baku.

Perusahaan-perusahaan konstruksi dan produsen energi juga berada di antara sektor dengan performa terburuk di Stoxx 600, membawa indeks acuan ke level penutupan terendah sejak 27 Maret.

Saham Pandora A/S jatuh 12% setelah Carnegie menurunkan prospek saham seraya menyebutkan survey dealer secara kuartal mengindikasi kemerosotan momentum.

Tag : bursa eropa
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top