Mayoritas Bursa Asean Menguat, IHSG Ditutup Rebound

IHSG berakhir menguat 0,29% atau 16,22 poin ke level 5.644,15, setelah dibuka dengan kenaikan 0,11% atau 6,04 poin di 5.633,97.
Renat Sofie Andriani | 12 April 2017 17:10 WIB
Karyawan berjalan didekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri pelemahannya pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (12/4/2017).

IHSG berakhir menguat 0,29% atau 16,22 poin ke level 5.644,15, setelah dibuka dengan kenaikan 0,11% atau 6,04 poin di 5.633,97.

Rebound IHSG pada akhir perdagangan hari ini mengakhiri pelemahan selama tiga penutupan perdagangan berturut-turut sebelumnya.

Sepanjang perdagangan hari ini IHSG bergerak di kisaran 5.631,75 – 5.650,03.

Dari 541 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 195 saham menguat, 133 saham melemah, dan 213 saham stagnan.

Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir positif, dipimpin oleh sektor properti (+2,78%) dan pertanian (+1,14%).

Adapun, empat sektor lainnya berakhir negatif, dipimpin oleh sektor tambang dengan pelemahan 1,33%.

Di kawasan Asia Tenggara, pergerakan bursa saham lainnya terpantau turut menguat dengan indeks FTSE Malay KLCI (+0,47%), indeks PSEi Filipina (+0,37%), indeks FTSE Straits Time Singapura (+0,25%), dan indeks SE Thailand (+0,26%).

Dilansir Reuters, mayoritas bursa saham di Asia Tenggara menguat pada perdagangan hari ini, meskipun faktor tensi geopolitik global membatasi pergerakannya.

Meningkatnya risiko geopolitik yang tinggi telah memperkecil prospek pertumbuhan ekonomi global. Media lokal Korea Utara pada Selasa mengingatkan serangan nuklir terhadap Amerika Serikat (AS) setelah armada tempur AS digerakkan menuju semenanjung Korea.

Angkatan Laut Jepang juga berencana untuk turut serta dalam latihan gabungan dengan pasukan AS. Sementara itu, Sekretaris Negara AS Rex Tillerson berada di Moskow untuk mengecam dukungan Rusia bagi rezim Bashar al-Assad di Suriah. 

“Investor di pasar Asia Tenggara telah memperhitungkan risiko geopolitik. Itulah salah satu alasan mengapa arus masuk asing telah kuat untuk pasar negara berkembang,” ujar Rachelle Cruz, analis riset AP Securities.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 ditutup dengan rebound 0,33% atau 1,64 poin ke 491,41, setelah berakhir melemah tiga hari perdagangan sebelumnya.

Pagi tadi, indeks Bisnis-27 dibuka dengan kenaikan 0,16% atau 0,78 poin di posisi 490,55.

 

Saham-saham pendorong IHSG:

Kode

(%)

BBCA

+1,43

UNVR

+1,00

PGAS

+4,12

KLBF

+3,23

 

Saham-saham penekan IHSG:

 Kode

(%)

TLKM

-0,72

BBRI

-0,78

TPIA

-2,13

GEMS

-9,30

 Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top