Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terangkat Sentimen OPEC, IHSG Berbalik Menguat di Awal Dagang

IHSG hari ini dibuka dengan pelemahan 0,06% atau 3,43 poin di level 5.589,52, namuin berbalik menguat 0,21% atau 11,54 poin ke level 5,604,49 pada pukul 09.09 WIB.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 31 Maret 2017  |  09:29 WIB
Nasabah mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan di sebuah bank, di Jakarta, Senin (25/7). - JIBI/Dwi Prasetya
Nasabah mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan di sebuah bank, di Jakarta, Senin (25/7). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA– Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak menguat pada awal perdagangan hari ini, Jumat (31/3/2017).

IHSG hari ini dibuka dengan pelemahan 0,06% atau 3,43 poin di level 5.589,52, namun berbalik menguat 0,21% atau 11,54 poin ke level 5,604,49 pada pukul 09.09 WIB.

Pada perdagangan Kamis (30/3), IHSG ditutup menguat tipis 0,01% atau 0,44 poin ke level 5.592,95.

Sebanyak 18 saham bergerak menguat, 15 saham bergerak melemah, dan 507 aham stagnan dari 540 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona hijau dengan dorongan utama dari sektor tambang yang menguat 0,62%, disusul oleh sektor aneka industri yang naik 0,55%.

Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (31/3/2017) bergerak positif didorong sentimen dari OPEC dan AS.

Tim riset Samuel Sekuritas memaparkan indeks AS semalam ditutup menguat dan mencapai rekor tertingginya pasca dirilisnya data pertumbuhan ekonomi (Gross Domestic Product/GDP) kuartal IV/2016 yang tercatat lebih baik dari perkiraan (actual: 2,1% yoy vs konsensus: 2,0%).

Selanjutnya diperkirakan GDP AS 2017 tumbuh di atas 2% dengan inflasi 2%. Data klaim pengangguran turun 3.000 menjadi 258.000 dan kembali mengindikasikan sehatnya lapangan pekerjaan AS saat ini.

Dari pasar komoditas, harga minyak Brent, sempat naik stabil di level US$52/barel setelah adanya sinyal kemungkinan diperpanjangnya pemotongan produksi OPEC. Adapun, sebelumnya kesepakatan ini ditetapkan berakhir pada akhir Juni. Hal ini dilakukan untuk mengurangi sentimen oversupply dan mengatrol harga minyak.

Dari pasar domestik, menjelang penutupan tahun fiskal pajak, tercatat peningkatan kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan SPT (surat pelaporan tahunan) menjadi 7,23 juta wajib pajak pribadi (sebelumnya 5,5 juta).

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 ,emgiat 0,26% atau 1,28 poin ke 490,12 pada pukul 09.10 WIB, setelah dibuka juga dengan penguatan 0,10% atau 0,48 poin di posisi 489,32.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terpantau melemah 0,05% atau 7 poin di level Rp13.323 per dolar AS.

 

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

TLKM

+0,97%

ASII

+0,58%

BBNI

+0,39%

GGRM

+0,30%

 

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

HMSP

-1,00%

BBRI

-0,77%

UNVR

-0,69%

INTP

-1,20%

Sumber: Bloomberg


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top