Akhir Sesi I, IHSG Mantap Menguat 0,75%

Di akhir sesi I, IHSG menguat 0,75% atau 41,32 poin ke level 5.582,52, setelah dibuka dengan kenaikan 0,21% atau 11,58 poin di level 5.552,78.
Aprianto Cahyo Nugroho | 29 Maret 2017 12:35 WIB
Karyawati beraktivitas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berakhir menguat pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (29/3/2017).

Di akhir sesi I, IHSG menguat 0,75% atau 41,32 poin ke level 5.582,52, setelah dibuka dengan kenaikan 0,21% atau 11,58 poin di level 5.552,78.

Sepanjang perdagangan hari ini IHSG bergerak di kisaran 5.552,78 - 5.592,77.

Sebanyak 180 saham menguat, 99 saham melemah, dan 261 saham stagnan dari 540 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Seluruh sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif dengan dorongan utama dari sektor aneka industri yang menguat 1,89%, disusul sektor tambang yang naik 1,86%.

William Suryawijaya, Kepala Departemen Riset PT Asjaya Indosurya Securities, mengatakan IHSG terlihat masih memiliki kekuatan naik yang cukup besar dengan ditunjang oleh capital inflow yang terus menerus terjadi sejak awal tahun baru.

“Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia masih cukup tinggi sehingga dapat kembali mendongkrak kenaikan IHSG serta mencetak rekor-rekor baru,” ujarnya melalui riset yang diterima Bisnis.

Di bursa regional, indeks FTSE Malaysia KLCI melemah 0,22%, indeks FTSE Straits Time Singapura menguat 0,66%, indeks SE Thailand turun tipis 0,01%, sedangkan indeks PSEi Filipina turun 0,04%.

Sementara itu, nilai tukar rupiah melemah tipis 1 poin atau 0,01% ke level Rp13.319 per dolar AS di akhir perdagangan sesi I.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top