Stok China Bertambah, Harga Karet Ditutup Turun Tajam

Harga karet untuk pengiriman Agustus 2017, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup turun tajam 1,87% atau 5 poin ke 263 yen per kilogram (kg).
Renat Sofie Andriani | 21 Maret 2017 14:36 WIB
Karet alam - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet berakhir turun tajam pada perdagangan hari ini (Selasa, 21/3/2017), di tengah kekhawatiran terhadap kenaikan jumlah stok di China.

Harga karet untuk pengiriman Agustus 2017, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup turun tajam 1,87% atau 5 poin ke 263 yen per kilogram (kg).

Sebelumnya, harga karet kontrak Agustus dibuka naik 0,49% atau 1,30 poin di level 269,30 setelah akhir pekan lalu berakhir naik tajam 1,55% di posisi 268.

“Stok di China bertambah seiring naiknya produksi lokal akibat cuaca yang menguntungkan,” ujar analis perusahaan riset JSC di Tokyo, Takaki Shigemoto, seperti dikutip dari Bloomberg.

Ditambahkan olehnya, jumlah persediaan yang lebih dari cukup dapat mengurangi permintaan untuk impor karet.

Jumlah stok yang dimonitor oleh Shanghai Futures Exchange dilaporkan naik 2,4% menjadi 333.600 tons pada 16 Maret, tertinggi sejak November.

Sementara itu, nilai tukar yen siang ini melemah 0,17% atau 0,19 poin ke 112,74 per dolar AS pada pukul 14.18 WIB, setelah kemarin berakhir menguat 0,15% di posisi 112,55.

 

Pergerakan Harga Karet Kontrak Agustus 2017 di TOCOM

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

21/3/2017

263,00

-1,87%

20/3/2017

LiburLibur

 

17/3/2017

268,00

+1,55%

16/3/2017

263,90

-0,79%

15/3/2017

266,00

+1,53%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga karet

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top