Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indeks Syariah JII Bergerak Melemah, ASII Penekan Utama

Indeks syariah dibuka melemah 0,05% atau 0,34 poin di level 716,96 dan lanjut melemah 0,16% atau 1,17 poin ke 716,13 pada pukul 10.04 WIB.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 21 Maret 2017  |  10:18 WIB
Pengunjung memantau perkembangan indeks harga saham gabungan (IHSG) , di salah satu kantor sekuritas di Jakarta. - JIBI/Endang Muchtar
Pengunjung memantau perkembangan indeks harga saham gabungan (IHSG) , di salah satu kantor sekuritas di Jakarta. - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Jakarta Islamic Index (JII) tertekan di zona merah pada awal perdagangan hari ini, Selasa (21/3/2017).

Indeks syariah dibuka melemah 0,05% atau 0,34 poin di level 716,96 dan lanjut melemah 0,16% atau 1,17 poin ke 716,13  pada pukul 10.04 WIB.

Adapun pada perdagangan Senin (20/3), JII ditutup dengan pelemahan 0,22% atau 1,58 poin di posisi 717,30.

Berbanding terbalik dengan JII, laju IHSG menguat 0,17% atau 9,30 poin ke level 5.543,29 setelah dibuka dengan kenaikan 0,13% atau 7,05 poin di level 5.541,05.

Sebanyak 14 saham syariah menguat, 10 saham melemah, dan 6 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan pagi ini.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII), PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS), dan PT Indofood CBP Tbk. (ICBP) menjadi penekan utama terhadap pelemahan JII pada awal perdagangan hari ini.

 

Saham-saham syariah yang melemah pagi ini:

ASII

-0,88%

PGAS

-1,97%

ICBP

-0,86%

SMGR

-1,07%

 

Saham-saham syariah yang menguat pagi ini:

UNTR

+3,74%

MIKA

+1,51%

ADRO

+0,88%

LPPF

+1,09%

  Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Jakarta Islamic Index
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top