Pasar Pantau Pertemuan G-20, Nikkei 225 & Topix Ditutup di Zona Merah

Pergerakan bursa saham Jepang berakhir di zona merah pada perdagangan hari ini, Jumat (17/3/2017), di tengah penguatan kinerja mata uang yen.
Renat Sofie Andriani | 17 Maret 2017 13:55 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan bursa saham Jepang berakhir di zona merah pada perdagangan hari ini, Jumat (17/3/2017), di tengah penguatan kinerja mata uang yen.

Indeks Topix hari ini dibuka melemah 0,46% atau 7,27 poin di level 1.565,42 dan ditutup turun 0,43% atau 6,84 poin ke 1.565,85.

Dari 1.998 saham pada indeks Topix di akhir perdagangan hari ini, 739 saham di antaranya menguat, 1.111 saham melemah, dan 148 saham stagnan.

Indeks Topix bergerak menuju pelemahan mingguan terbesarnya dalam lebih dari sebulan, di saat yen bergerak menuju penguatan sebesar 1,2% terhadap dolar AS sejak 10 Maret.

Pada saat yang sama, indeks Nikkei 225 berakhir turun 0,35% atau 68,55 poin ke level 19.521,59, setelah dibuka melemah 0,40% atau 79,25 poin di 19.510,89.

Sebanyak 50 saham menguat, 166 saham melemah, dan 9 saham stagnan dari 225 saham pada indeks Nikkei.

Saham SoftBank Group Corp. yang melorot 1,07% menjadi penekan utama terhadap pelemahan Nikkei, diikuti oleh Astellas Pharma Inc. yang drop 2,23% dan Tokyo Electron Ltd. yang turun tajam 1,11%.

Seperti dilansir Bloomberg, laju saham di Jepang tertekan oleh kinerja yen yang bergerak menuju penguatan mingguan tertajamnya dalam enam pekan. Para investor juga menantikan hasil diskusi G-20 yang dimulai hari ini.

“Kenaikan [saham] terlihat berat dengan ketidakpastian menjelang pertemuan G-20. AS mungkin mengangkat isu terkait dolar, pajak perbatasan, dan perdagangan global, yang dapat mendorong yen lebih tinggi,” ujar Nobuhiko Kuramochi, kepala informasi investasi Mizuho Securities Co.

Nilai tukar yen siang ini terpantau menguat tipis 0,03% atau 0,03 poin ke 113,29 per dolar AS pada pukul 13.42 WIB, setelah kemarin berakhir menguat 0,04% di posisi 113,32.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa jepang

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top