Yen Catat Penguatan Mingguan Terbesar, Nikkei 225 & Topix Kembali Turun

Pergerakan bursa saham Jepang kembali melemah pada perdagangan pagi ini, Jumat (17/3/2017), tertekan oleh dampak penguatan mingguan yen.
Renat Sofie Andriani | 17 Maret 2017 11:13 WIB
Indeks Topix

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan bursa saham Jepang kembali melemah pada perdagangan pagi ini, Jumat (17/3/2017), tertekan oleh dampak penguatan mingguan yen.

Indeks Topix hari ini dibuka turun 0,46% atau 7,27 poin di level 1.565,42 dan melemah 0,47% atau 7,45 poin ke 1.565,24 pada pukul 09.30 WIB.

Pada perdagangan kemarin, Topix ditutup rebound tipis 0,09% atau 1,38 poin ke 1.572,69, kenaikan pertama dalam tiga hari.

Indeks Topix tergelincir di saat yen bergerak menuju penguatan sebesar 1,2% terhadap dolar AS sejak 10 Maret, sehingga memperkecil prospek permintaan untuk eksportir seperti Toyota Motor Corp. dan Hitachi Ltd.

Pada saat yang sama, indeks Nikkei 225 pagi ini turun 0,34% atau 66,87 poin ke level 19.523,27, setelah dibuka melemah 0,40% atau 79,25 poin di 19.510,89.

Sebanyak 49 saham menguat, 167 saham melemah, dan 9 saham stagnan dari 225 saham pada indeks Nikkei.

Saham SoftBank Group Corp. yang melorot 1,03% menjadi penekan utama terhadap pelemahan Nikkei pada perdagangan pagi ini, diikuti oleh Astellas Pharma Inc. yang drop 2,26% dan Fuji Heavy Industries Ltd. yang melemah 2,14%.

Seperti dilansir Bloomberg, laju saham di Jepang pagi ini tertekan oleh kinerja yen yang menuju penguatan mingguan tertajamnya dalam enam pekan. Para investor juga menantikan hasil diskusi G-20 yang dimulai hari ini.

“Kenaikan [saham] terlihat berat dengan ketidakpastian menjelang pertemuan G-20. AS mungkin mengangkat isu terkait dolar, pajak perbatasan, dan perdagangan global, yang dapat mendorong yen lebih tinggi,” ujar Nobuhiko Kuramochi, kepala informasi investasi Mizuho Securities Co.

Nilai tukar yen pagi ini terpantau melemah 0,11% atau 0,13 poin ke 113,45 per dolar AS pada pukul 10.26 WIB, setelah kemarin berakhir menguat 0,04% di posisi 113,32.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa jepang

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top