Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA AS: Wall Street Ditutup Menguat Pasca Pelantikan Trump

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 94,85 poin atau 0,48% ke posisi 19.827,25, sedangkan indeks S&P 500 naik 7,62 poin atau 0,3% ke 2.271,31.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 21 Januari 2017  |  06:13 WIB
Bursa AS. - Reuters
Bursa AS. - Reuters

Bisnis.com, JAKARtA – Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Jumat setelah pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 94,85 poin atau 0,48% ke posisi 19.827,25, sedangkan indeks S&P 500 naik 7,62 poin atau 0,3% ke 2.271,31.

Ini adalah kali pertama indeks menguat setelah pelantikan presiden AS dalam lebih dari 50 tahun terakhir.

Terakhir kali bursa Wall Street menguat pada hari pelantikan presiden baru pada 20 Januari 1961, ketika John F. Kennedy dilantik menggantikan Eisenhower. Indeks S&P naik 0,32% dan Dow Jones menguat 0,31% kala itu.

Dalam sambutannya, Trump mengatakan kebijakan AS akan membeli dan mempekerjakan warga Amerika, mengulangi apa yang telah Ia katakana berulang kali selama kampanye.

Beberapa investor mengatakan komentar tersebut memperkuat kekhawatiran mengenai kebijakan perdagangan proteksionis.

"Fokus investor sekarang lebih berubah dari harapan ke realitas, dan wajar jika mereka menjadi sedikit lebih berhati-hati dalam transisi tersebut," kata Brad McMillan, kepala investasi Commonwealth Financial, seperti dikutip Bloomberg.

Sekitar 6,6 miliar saham diperdagangkan pada bursa AS, lebih tinggi dari rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir yang mencapai 6,1 miliar saham, menurut data Thomson Reuters.

Di antara saham yang diperdagangkan, Merck naik 3,6% setelah Bristol-Myers mengatakan tidak akan berupaya mempercepat permohonan persetujuan pemerintah untuk kombinasi dua obat imunoterapi sebagai pengobatan awal untuk kanker paru-paru.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as

Sumber : Bloomberg

Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top