Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA AS: Mulai Tunggu Realisasi Janji Trump, Indeks Dow Jones Melemah

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,21% ke level 19.899,29 sedangkan indeks Standard & Poors 500 melemah 0,08% ke posisi 2.269. Adapun indeks Nasdaq Composite naik 0,2% ke level 5.487,94.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 06 Januari 2017  |  06:36 WIB
Bursa AS melemah. - .Reuters
Bursa AS melemah. - .Reuters

Bisnis.com, JAKARTA– Mayoritas saham Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis (5/1/2017) atau Jumpat pagi WIB.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,21% ke level 19.899,29 sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 melemah 0,08% ke posisi 2.269. Adapun indeks Nasdaq Composite naik 0,2% ke level 5.487,94.

Saham AS telah berfluktuasi selama tiga pekan terakhir menyusul lonjakan yang kuat setelah pemilu presiden AS pada November. Investor mengharapkan Presiden terpilih Donald Trump untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemotongan pajak dan peningkatan belanja infrastruktur.

Banyak pelaku pasar ingin bukti bahwa janji-janji kampanye Trump akan disetujui oleh anggota parlemen Republik dan menunjukkan hasil.

"Pasar berhenti karena suatu alasan, mereka menunggu konfirmasi dari parlemen dan agenda Trump," kata Jeff Zipper, managing director investasi Private Client Reserve, seperti dikutip Reuters.

Enam dari 11 sektor indeks S&P 500 melemah, dengan sektor keuangan turun 1,02% setelah saham JPMorgan, Wells Fargo dan Bank of America melemah.

Saham Macy’s turun 13,89%, sedangkan saham Kohl merosot 19.02% setelah perusahaan mengatakan penjualan selama liburan turun lebih dari perkiraan.

Di sisi lain, peritel online Amazon.com, ditutup menguat 3,07%, dan mendorong Nasdaq Composite mendekati level rekor tertinggi.

Sementara itu, ADP National Employment melaporkan bahwa tingkat pekerjaan sektor swasta berada pada level yang lebih rendah yang diperkirakan pada bulan Desember.

Laporan menjadi petunjuk menjelang laporan nonfarm payrolls yang lebih komprehensif pada Jumat yang meliputi perekrutan sektor swasta dan pemerintah.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top