INDEKS BEI 21 DESEMBER: Ikuti Laju Positif Bursa Global, IHSG Menguat di Awal Dagang

IHSG hari ini dibuka dengan rebound 0,32% atau 16,55 poin di level 5.179,03 dan menguat 0,46% atau 23,91 poin ke level 5.186,39 pada pukul 09.05 WIB.
Renat Sofie Andriani | 21 Desember 2016 09:30 WIB
Seorang karyawan beraktivitas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA– Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat pada awal perdagangan hari ini, Rabu (21/12/2016).

IHSG hari ini dibuka dengan rebound 0,32% atau 16,55 poin di level 5.179,03 dan menguat 0,46% atau 23,91 poin ke level 5.186,39 pada pukul 09.05 WIB.

Pada perdagangan Selasa (20/12), IHSG ditutup melemah 0,57% atau 29,44 poin di posisi 5.162,48.

Sebanyak 26 saham bergerak menguat, 9 saham bergerak melemah, dan 505 saham stagnan dari 540 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif dengan support utama dari sektor infrastruktur yang menguat 1,62% dan sektor aneka industri yang naik tajam 1,43%.

Adapun, sektor konsumen menjadi satu-satunya sektor yang bergerak negatif dengan pelemahan 0,29%.

IHSG menguat bersama dengan bursa lainnya di Asia Tenggara. Indeks FTSE Straits Time Singapura menguat 0,32%, indeks PSEi Filipina menanjak 0,82%, sedangkan indeks FTSE KLCI Malaysia naik tipis 0,02%.

Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi IHSG akan bergerak menguat pada perdagangan hari ini, sejalan dengan gerak positif bursa global.

Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia memaparkan bursa AS ditutup menguat didorong oleh optimisme terhadap kebijakan Presiden AS terpilih Donald Trump. Saat ini investor fokus terhadap kebijakan Trump mengenai pemotongan pajak, peningkatan belanja infrastruktur dan deregulasi.

Sama halnya dengan bursa AS, bursa Eropa ditutup menguat tipis, di tengah meningkatnya aktivitas kesepakatan perusahaan serta tanda-tanda kestabilan sektor perbankan di Italia.

Harga minyak mentah memperpanjang penguatan setelah laporan industri menunjukkan penurunan stok minyak mentah AS. American Petroleum Institute mengatakan pada Selasa malam bahwa persediaan minyak mentah nasional merosot 4,15 juta barel.

Dari regional Asia, mayoritas bursa dibuka menguat, terdorong oleh penguatan pada bursa global. “IHSG hari ini kami perkirakan berpeluang menguat sejalan dengan positifnya sentimen global, serta minimnya sentimen negatif dari dalam negeri,” papar riset tersebut.

Di sisi lain, rupiah dalam jangka pendek masih akan tertekan oleh situasi global tetapi konsistensi kenaikan harga komoditas bisa menjaga tren penguatannya.

Sejalan dengan penguatan IHSG, indeks Bisnis27 menguat 0,77% atau 3,42 poin ke 445,51 pada pukul 09.06 WIB, setelah dibuka dengan rebound 0,65% atau 2,89 poin di posisi 444,98.

Sementara itu, nilai tukar rupiah melemah 0,18% atau 24 poin ke Rp13.462 per dolar AS pada pukul 09.05 WIB.

 

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

TLKM

+1,88%

BBRI

+1,78%

ASII

+1,32%

UNTR

+1,93%

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

GGRM

-1,55%

HMSP

-0,25%

BMRI

-0,46%

INDF

-1,64%

Sumber: Bloomberg

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top