INDEKS BEI 20 DESEMBER: Delapan Sektor Merah, IHSG Negatif Pagi Ini

IHSG hari ini dibuka melemah 0,25% atau 12,73 poin di level 5.179,18 dan turun 0,13% atau 6,83 poin ke level 5.185,09 pada pukul 09.06 WIB.
Renat Sofie Andriani | 20 Desember 2016 09:36 WIB
Suasana di sebuah kantor sekuritas - JIBI/Rahmatullah

Bisnis.com, JAKARTA– Pergerakan negatif indeks harga saham gabungan (IHSG) berlanjut pada awal perdagangan hari ini, Selasa (20/12/2016).

IHSG hari ini dibuka melemah 0,25% atau 12,73 poin di level 5.179,18 dan turun 0,13% atau 6,83 poin ke level 5.185,09 pada pukul 09.06 WIB.

Pada perdagangan Senin (19/12), IHSG ditutup melemah 0,76% atau 39,74 poin di posisi 5.191,91.

Sebanyak 8 saham bergerak menguat, 18 saham bergerak melemah, dan 514 saham stagnan dari 540 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor aneka industri yang melemah 0,55% dan sektor tambang yang turun 0,37%.

Adapun, sektor industri dasar menjadi satu-satunya sektor yang bergerak positif dengan kenaikan 0,13%.

IHSG melemah di saat bursa lain di Asia Tenggara bervariasi. Indeks FTSE Straits Time Singapura naik tipis 0,06%, indeks PSEi Filipina melemah 0,79%, sedangkan indeks FTSE KLCI Malaysia naik tipis 0,05%.

PT Reliance Securities memprediksi IHSG masih akan tertekan pada perdagangan hari ini.

Analis Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan pergerakan IHSG secara teknikal break support MA25 yang berada di level 5.200 setelah break Fractal support di level 5.229 yang berhasil tertahan di akhir pekan kemarin.

Adapun, pergerakan bearish hingga mencari support baru terlihat dengan support selanjutnya yang berada pada uptrend line jangka panjang di level 5.175. Indikator stochastic pun terus mengkonfirmasi pergerakan bearish pasca dead-cross di area jenuh beli.

"Sehingga diperkirakan IHSG masih akan tertekan di perdagangan selanjutnya dengan range pergerakan 5.175-5.263," katanya dalam riset.

Kemarin, IHSG ditutup melemah 39,74 poin sebesar 0,76% di level 5.191,91 dengan pergerakan yang cenderung melemah sejak sesi kedua. Mayoritas sektor tertekan dengan rata2 diatas 0,5%. Kekhawatiran capital outflow kian berlanjut dimana investor asing masih tercatat net sell sebesar Rp440,53 miliar.

"Sentimen yang akan menjadi fokus investor selanjutnya akan datang dari hasil pertemuan BOJ mengenai kondisi ekonomi dan kebijakan moneter di akhir tahun dan indeks harga produksi di Jerman."

Sejalan dengan pergerakan negatif IHSG, indeks Bisnis27 turun 0,19% atau 0,83 poin ke 444,77 pada pukul 09.06 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 0,49% atau 2,18 poin di posisi 443,42.

Sementara itu, nilai tukar rupiah melemah tipis 0,07% atau 10 poin ke Rp13.399 per dolar AS pada pukul 09.03 WIB.

 

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

TLKM

-1,32%

BBCA

-1,19%

ASII

-0,66%

BMRI

-0,69%

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

BBNI

+1,38%

HMSP

+0,26%

ADRO

+0,88%

CPIN

+0,64%

Sumber: Bloomberg

 

 

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top