INDOSURYA: Capital Outflow dan Fluktuasi Harga Komoditas Bayangi IHSG

PT Asjaya Indosurya Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (20/12/2016) masih berpotensi menguat meski sejumlah sentimen negatif masih membayangi.
Riendy Astria | 20 Desember 2016 07:06 WIB
Nasabah mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan di sebuah bank, di Jakarta, Senin (25/7). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Asjaya Indosurya Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (20/12/2016) masih berpotensi menguat meski sejumlah sentimen negatif masih membayangi.

Kepala Riset Indosurya William Surya Wijaya mengatakan IHSG terlihat masih berada dalam rentang konsolidasi. Dia menilai,  jelang pengujung 2016, momentum kenaikan IHSG akan bisa dirasakan meskipun tekanan masih terus membayangi pergerakan IHSG mengingat capital outflow masih berlanjut.

Pada sisi lain,  fluktuasi harga komoditas juga masih turut mempengaruhi pola gerak IHSG. "Namun kondisi perekonomian yang stabil masih akan menjadi pendorong kenaikan IHSG disertai perbaikan kinerja dari emiten di 2016 ini," katanyan dalam riset.

Sejumlah menu saham pilihan hari ini a.l KLBF, BBNI, ADHI, JSMR, PGAS, LSIP, BBCA, SMCB, dan WTON.

Tag : IHSG, Indeks BEI
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top