HARGA MINYAK: Melonjak 4,1%, Brent Sentuh Level Tertinggi Tahun Ini

Minyak Brent untuk pengiriman Februari ditutup menguat 4,1% atau US$2,10 ke posisi US$53,94 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Ini adalah penutupan tertinggi sejak 31 Agustus 2015.
Aprianto Cahyo Nugroho | 02 Desember 2016 06:06 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah ditutup menguat menguat, dengan minyak Brent naik ke level tertinggi sejak 2016 setelah OPEC menyetujui pemangkasan produksi pertama dalam delapan tahun terakhir.

Minyak Brent untuk pengiriman Februari ditutup menguat 4,1% atau US$2,10 ke posisi US$53,94 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Ini adalah penutupan tertinggi sejak 31 Agustus 2015.

Sementara itu, minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Januari naik US$1,62 atau 3,3% ke level US$51,06 per barel di New York Mercantile Exchange dan merupakan penutupan tertinggi sejak 19 Oktober.

Pada KTT OPEC yang berlangsung di Wina kemarin, sepakat untuk mengurangi produksi kolektif sebesar 1,2 juta barel per hari menjadi 32,5 juta, sementara Rusia berjanji memangkas 300.000 barel per hari, mendorong prediksi reli harga minyak mentah menjadi US$0 per barel oleh Goldman Sachs Group Inc dan Morgan Stanley.

Pada KTT OPEC yang berlangsung kemarin di Wina, tiga produsen terbesar OPEC, Arab Saudi, Irak dan Iran, mengatasi perbedaan pendapat dan mencapai kesepakatan dalam upaya untuk mengatur cadangan minyak global dan meningkatkan harga minyak.

Sementara itu, Rusia berkomitmen untuk bekerja sama dengan OPEC dengan membatasi produksi tahun depan.

"Perjanjian tersebut cukup mengesankan," kata Sarah Emerson, managing director ESAI Energy Inc, seperti dikutip Bloomberg

"Pemangkasan produksi ini lebih besar dari yang kita perkirakan, ditambah Iran dan Irak ikut ambil bagian dalam pemangkasan ini. Ini akan sangat bullish hingga akhir tahun 2017," lanjutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
opec, harga minyak mentah

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top