DOLAR AS: Ketidakpastian Jelang Piplres AS, Indeks Anjlok

Indeks Dolar AS, yang melacak pergerakan mata uang dolar terhadap mata uang utama lainnya, ditutup melemah 0,76% atau 0,746 poin ke posisi 97,699.
Aprianto Cahyo Nugroho | 02 November 2016 06:21 WIB
Indeks dolar AS melemah. - .Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Dolar Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Selasa (1/11/2016) menyusul ketidakpastian politik di Amerika Serikat serta kekhawatiran calon partai Republik Donald Trump mungkin memenangkan pemilihan presiden AS.

Indeks Dolar AS, yang melacak pergerakan mata uang dolar terhadap mata uang utama lainnya, ditutup melemah 0,76% atau 0,746 poin ke posisi 97,699.

Investor masih khawatir terhadap hasil pilpres AS 8 November mendatang setelah berita pada hari Jumat bahwa FBI menyelidiki kasus terkait dengan penggunaan surel pribadi calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton.

Clinton dipandang sebagai kandidat dari status quo, sementara ada ketidakpastian yang lebih besar terhadap kebijakan luar negeri, transaksi perdagangan internasional dan ekonomi domestic jika Donald Trump memenangkan pilpres.

Analis mengatakan kemenangan Trump dapat mengubah laju kenaikan suku bunga Federal Reserve yang diperkirakan naik pada Desember.

Sementara itu, investor menunggu pernyataan The Fed Rabu mendatang mengenai indikasi baru bahwa kenaikan suku bunga mungkin akan dilakukan pada pertemuan bank sentral Desember mendatang.

"Ketidakpastian pemilu tentu membebani dolar," kata Stephen Casey, pedagang valuta asing senior di Cambridge Global Payments, seperti dikutip Reuters.

Tag : dolar as
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top