BURSA JEPANG 2 NOVEMBER: Pilpres AS Makin Dekat, Topix & Nikkei Kompak Melemah

Indeks Topix ditutup merosot 1,78% atau 24,75 poin ke level 1.368,44, sedangkan indeks Nikkei 225 ditutup melemah 1,76% atau 307,72 poin ke posisi 17.134,68.
Aprianto Cahyo Nugroho | 02 November 2016 15:19 WIB
Bursa Jepang. - Ilustrasi/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Jepang membukukan penurunan terbesar dalam tiga bulan terakhir menyusul sebagai kecemasan atas pemilihan presiden AS pekan yang mendorong investor global melepas aset berisiko.

Indeks Topix ditutup merosot 1,78% atau 24,75 poin ke level 1.368,44, sedangkan indeks Nikkei 225 ditutup melemah 1,76% atau 307,72 poin ke posisi 17.134,68.

Seperti dikutip Bloomberg, investor berhati-hati menjelang hari libur umum Kamis besok. Sementara itu, jajak pendapat dari Washington Post-ABC News Tracking Poll menunjukkan kandidat Partai Republik Donald Trump memimpin atas kandidat Partai Demokrat Hillary Clinton menjelang pemilihan 8 November.

"Risiko Trump sedang tumbuh," kata Chihiro Ohta, analis senior SMBC Nikko Securities Inc  seperti dikutip Bloomberg.

“Dengan Trump, akan selalu ada kekhawatiran atas apakah kebijakan akan dikelola dengan baik di AS, ditambah dengan hari libur besok di Jepang, [investor] tidak perlu membangun posisi pada waktu yang tidak pasti seperti ini," lanjutnya.

Investor juga berhati-hati dalam menilai kebijakan bank sentral. Kemarin, Bank of Japan mempertahankan program stimulusnya, sementara Federal Reserve dijadwalkan mengadakan pertemuan hari ini.

31 dari 33 sektor indeks Topix jatuh, dengan eksportir termasuk produsen peralatan elektronik dan produsen memberikan tekanan paling dalam terhadap indeks.

Lebih dari 200 emiten pada indeks Topix dijadwalkan untuk merilis laporan keuangan selama sisa pekan ini, dengan investor menimbang bagaimana penguatan yen terhadap dolar AS yang mencapai 16% tahun ini akan berdampak terhadap eksportir.

Tag : bursa jepang
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top