INDEKS BEI 2 NOVEMBER: Saham Matahari Deptstore Penekan Utama IHSG, ADRO Topang Tambang

Saham PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF), PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS), dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi I.
Renat Sofie Andriani | 02 November 2016 12:33 WIB
Papan pergerakkan Indeks Harga Saham Gabungan - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,10% atau 5,56 poin ke level 5.410,44 pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (2/11/2016).

Sebanyak 102 saham menguat, 170 saham melemah, dan 266 saham stagnan dari 538 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF), PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS), dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi I.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor properti yang melemah 0,91% dan sektor pertanian yang turun 0,91%.

Adapun, dua sektor lainnya bergerak positif dipimpin oleh sektor tambang yang melesat 2,70%.

Saham ADRO (PT Adaro Energy Tbk) menjadi pendorong utama terhadap penguatan sektor tambang pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Saham salah satu produsen batu bara terbesar di dunia tersebut terpantau melesat 5,49% bersama dengan saham PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk. (PTBA) yang melejit 5,92%.  

Penguatan sektor tambang pada indeks sektoral hari ini sejalan dengan menguatnya harga batu bara dunia ke level tertinggi.

Pada perdagangan Selasa, harga batu bara untuk kontrak November 2016, kontrak teraktif di bursa Rotterdam, berakhir melesat 1,84% atau 1,55 poin ke US$85,90/metrik ton.

Harga batu bara kemarin menguat ke level tertinggi dalam lebih kurang 29 bulan setelah mencapai level 86,50 pada 29 Mei 2014.

Apa saja 10 emiten penekan utama pergerakan IHSG siang ini? Berikut rinciannya:

 

Berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

LPPF

-3,41%

PGAS

-1,98%

HMSP

-0,25%

POWR

-4,30%

TLKM

-0,24%

 

Berdasarkan presentase: 

Kode

Perubahan

VRNA

-10,0%

DPUM

-10,00%

DSNG

-9,76%

OKAS

-8,62%

INDX

-8,16%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, saham
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top