Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDEKS SYARIAH 31 OKTOBER: Jakarta Islamic Index Ditutup Menguat 0,07%

JII ditutup menguat 0,07% atau 0,53 poin ke level 739,91. Sebelumnya, indeks dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,03% atau 0,24 poin di posisi 739,14.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 31 Oktober 2016  |  17:22 WIB
Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini, Senin (31/10/2016). - Bisnis
Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini, Senin (31/10/2016). - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini, Senin (31/10/2016).

JII ditutup menguat 0,07% atau 0,53 poin ke level 739,91. Sebelumnya, indeks dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,03% atau 0,24 poin di posisi 739,14.

Sepanjang hari ini, indeks syariah bergerak pada kisaran 737,60 - 741,36.

Pelemahan indeks harga saham syariah pada akhir perdagangan sejalan dengan dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang ditutup menguat 0,23% atau 12,27 poin di level 5.422,54 pada perdagangan hari ini setelah bergerak pada kisaran 5.406,01 - 5.429,07.

Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan, sebanyak 14 saham menguat, 14 saham melemah, dan 2 saham stagnan.

Saham-saham yang menguat:

ASII

+0,61%

UNTR

+2,49%

AKRA

+5,19%

INCO

+3,42%

Saham-saham yang melemah:

ICBP

-1,31%

TLKM

-0,24%

SMGR

-1,25%

PGAS

-1,16%

Sumber: Bloomberg


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks Syariah
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top