Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA KARET 26 OKTOBER: Terlempar dari Level 180 Setelah Yen Menguat

Harga karet untuk pengiriman Maret 2017, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange, anjlok 2,81% atau 5,10 poin ke 176,40 yen per kilogram (kg) pada pukul 08.02 WIB.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 Oktober 2016  |  08:30 WIB
Karet - Bisnis
Karet - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan harga karet terpantau anjlok pada perdagangan pagi ini, Rabu (26/10/2016), menyusul penguatan kinerja mata uang yen Jepang.

Harga karet untuk pengiriman Maret 2017, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange, anjlok 2,81% atau 5,10 poin ke 176,40 yen per kilogram (kg) pada pukul 08.02 WIB.

Pergerakan harga karet tergelincir dari penguatannya kemarin setelah hari ini dibuka turun tajam 1,32% atau 2,40 poin di posisi 179,10 yen per kg.

Pada perdagangan Selasa (25/10/2016), harga karet ditutup melesat 1,62% atau 2,90 poin ke posisi 181,50 di tengah dampak pelemahan yen.

Sementara itu, nilai tukar yen Jepang pagi ini terpantau menguat 0,10% atau 0,10 poin ke 104,13 per dolar AS pada pukul 07.44 WIB setelah dibuka stagnan di posisi 104,23.

 

Pergerakan Harga Karet Kontrak Maret 2017 di TOCOM

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

26/10/2016

(Pk. 08.02 WIB)

176,40

-2,81%

25/10/2016

181,50

+1,62%

24/10/2016

178.60

+2,70%

21/10/2016

173,90

-1,25%

20/10/2016

176,10

-0,34%

Sumber: Bloomberg


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga karet
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top