Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KURS TENGAH BI 26 OKTOBER: BI Patok 12.997, Mata Uang Asia Bervariasi

Bank Indonesia menetapkan kurs tengah di Rp12.997 per dolar AS, terapresiasi 0,19% atau 25 poin dari posisi 13.022 kemarin.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 Oktober 2016  |  11:18 WIB
Ilustrasi: Seorang karyawan bank tengah merapikan uang - Antara
Ilustrasi: Seorang karyawan bank tengah merapikan uang - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah di posisi Rp12.997 per dolar AS siang ini, Rabu (26/10/2016).

Bank Indonesia menetapkan kurs tengah di Rp12.997 per dolar AS, terapresiasi 0,19% atau 25 poin dari posisi 13.022 kemarin.

Kurs jual ditetapkan di Rp13.062 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp12.932 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp130.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia terpantau bervariasi terhadap dolar AS.

Penguatan terhadap dolar AS di antaranya dialami oleh yuan China dengan 0,15% dan ringgit Malaysia sebesar 0,04%.

Adapun, pelemahan terdalam terhadap dolar AS dialami oleh baht Thailand dengan 0,38% dan peso Filipina sebesar 0,15%. 

Nilai tukar rupiah juga terpantau melemah meski tipis sebesar 0,01% atau 1 poin ke 13.006 per dolar AS pada pukul 11.00 WIB.   

 

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

26 Oktober

12.997

25 Oktober

13.022

24 Oktober

13.047

21 Oktober

13.020

20 Oktober

12.999

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rupiah kurs tengah bi
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top