Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDEKS BEI 26 OKTOBER: Terseret Bursa Global, IHSG Kembali Melemah Di Awal Dagang

IHSG hari ini dibuka turun 0,19% atau 10,12 poin di level 5.387,70 dan melemah 0,23% atau 12,31 poin ke level 5.385,51 pada pukul 09.06 WIB.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 Oktober 2016  |  09:20 WIB
Suasana di sebuah kantor sekuritas - JIBI/Dwi Prasetya
Suasana di sebuah kantor sekuritas - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA– Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahannya pada awal perdagangan hari ini, Rabu (26/10/2016).

IHSG hari ini dibuka turun 0,19% atau 10,12 poin di level 5.387,70 dan melemah 0,23% atau 12,31 poin ke level 5.385,51 pada pukul 09.06 WIB.

Pada perdagangan Selasa (25/10/2016), IHSG ditutup dengan pelemahan 0,43% atau 23,18 poin ke level 5.397,82.

Sebanyak 12 saham bergerak menguat, 16 saham bergerak melemah, dan 510 saham stagnan dari 538 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor aneka industri yang melemah 0,74% dan sektor finansial yang turun 0,72%.

Adapun sektor tambang menjadi satu-satunya sektor yang bergerak positif dengan penguatan 0,63%.  

Dalam risetnya, Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi IHSG berpotensi melemah pada perdagangan hari ini, mengikuti bursa global.

Tim riset Samuel Sekuritas memaparkan dari pasar regional Asia, mayoritas bursa utama melemah. Saat ini IHSG masih diwarnai oleh wait and see para investor terhadap rilisnya laporan keuangan.

“Kami prediksikan IHSG hari ini berpeluang terkoreksi mengikuti pelemahan bursa global serta fokus investor terletak pada pengesahan RAPBN 2017 pada sidang paripurna. Rupiah ditutup menguat tipis setelah melemahnya dollar index serta rupiah masih berpeluang menguat di minggu ini,” katanya dalam riset.

Sementara itu, mayoritas bursa AS ditutup melemah setelah data kepercayaan konsumen dibawah ekspektasi dan memicu kembali kekhawatiran atas prospek ekonomi AS.

Sama halnya dengan bursa AS, bursa Eropa ditutup melemah setelah sektor farmasi memimpin pelemahan pasca rilisnya laporan kinerja emiten.

Saat ini fokus investor masih tetap menunggu rilisnya kinerja emiten dan data ekonomi, di tengah spekulasi kenaikan suku bunga pada Desember 2016 serta pelonggaran kuantitatif Bank Sentral Eropa.

Harga minyak ditutup melemah setelah adanya spekulasi bahwa Rusia tidak akan bergabung dengan OPEC untuk menekan pasokan dan stok minyak AS pada October 2016 diprediksi naik.

Sejalan dengan pergerakan IHSG, indeks Bisnis27 juga melemah 0,56% atau 2,67 poin ke 475,70, setelah dibuka turun 0,31% atau 1,50 poin di posisi 476,87.

Sementara itu, pergerakan nilai tukar rupiah terpantau berbalik melemah tipis 0,02% atau 3 poin ke Rp13.008 per dolar AS pada pukul 09.04 WIB.

 

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

BBRI

-1,23%

BMRI

-1,34%

UNVR

-0,62%

TLKM

-0,48%

 

Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

BBCA

+0,65%

ADRO

+1,31%

SCMA

+1,11%

SILO

+2,64%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top