ARTI Jalin Kerjasama dengan Northcliff Capital

Salah satu perusahaan yang bergerak dalam produksi layanan minyak dan gas, PT Ratu Prabu Energi Tbk. (ARTI) melalui anak usahanya PT Ratu Prabu Tiga resmi menjalin kerjasama dengan Northcliff Capital Ltd. Singapore atau private equity di Singapura, melalui partnernya di Indonesia, Simasindo. Kerjasama tersebut bertujuan untuk pembiayaan proyek-proyek properti di sekitar TB Simatupang.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 02 Juni 2016  |  10:10 WIB
ARTI Jalin Kerjasama dengan Northcliff Capital
PT Ratu Prabu Energi Tbk. (ARTI) melalui anak usahanya PT Ratu Prabu Tiga resmi menjalin kerjasama dengan Northcliff Capital Ltd. Singapore. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Salah satu perusahaan yang bergerak dalam produksi layanan minyak dan gas, PT Ratu Prabu Energi Tbk. (ARTI) melalui anak usahanya PT Ratu Prabu Tiga resmi menjalin kerjasama dengan Northcliff Capital Ltd. Singapore atau private equity di Singapura, melalui partnernya di Indonesia, Simasindo. Kerjasama tersebut bertujuan untuk pembiayaan proyek-proyek properti di sekitar TB Simatupang.

Chief Executive Officer Northcliff Capital Erry Sulistio mengatakan pihaknya telah menyiapkan dana US$200 juta untukproyek kerjasama dengan ARTI. Sektor properti dinilai dapat menciptakan nilai lebih bagi perusahaan yang kerap menjalin kerjasama dengan Northcliff.

“Untuk sektor perminyakan dan jasa pertambangan energi masih tetap kami garap karena Ratu Prabu mengawali sejarah kami di sana. Namun, sejak 10 tahun yang lalu kami telah membangun portofolio di sektor properti karena kami yakin bahwa prospek di sektor ini kuat dan dapat menciptakan nilai lebih bagi para pemangku kepentingan kami,” katanya melalui siaran pers, Rabu (2/6/2016).

Terbaru, PT Ratu Prabu Tiga akan segera meluncurkan proyek apartemen mewah di wilayah TB Simatupang pada kuartal II/2016 ini menyusul pemancangan tiang perdana pada Agustus 2015 lalu.  Apartemen itu akan menyasar kalangan menengah ke atas, termasuk warga negara asing sebagai target pasar.

Proyek apartemen Ratu Prabu Residences akan dibangun setinggi 37 lantai, terdiri dari 108 kamar hotel, 61 unit apartemen, 40 unit apartemen sewa, dan 7 suite mewah. Investasi untuk proyek ini ditaksir mencapai US$150 juta.

Selain apartemen, Ratu Prabu juga berencana membangun hotel dan perkantoran dalam tahap selanjutnya. Menurut Erry, kawasan TB Simpatupang ke depannya akan lebih strategis karena lokasi proyek itu berada tepat di sebelah simpang susun tol Depok - Antasari.

Jalan tol tersebut juga akan terhubung dengan Jalan Tol Lingkar Luar Selatan (JORR). Dengan demikian, lokasi strategis ini diyakini akan memberikan tingkat pengembalian investasi properti di kawasan TB Simatupang sebesar 18% per tahun.

Properti Topang Kenaikan Laba

Direktur Keuangan ARTI Gemilang Zaharin mengatakan strategi melebarkan sayap pada sektor properti ternyata sukses mempertahankan kondisi keuangan perseroan sehingga tetap mencetak laba di tengah kondisi sektor energi yang penuh tantangan.

“Kami meyakini investasi di sektor properti, yaitu perkantoran Ratu Prabu 1 dan 2 di TB Simatupang merupakan langkah strategis yang akan mendukung kinerja perusahaan ke depannya,” katanya.

Gemilang menambahkan perseroan akan terus fokus pada sektor properti karena terbukti mendorong raihan labaperseroan di tengah kinerja perusahaan lain di sektor minyak dan gas masih tertekan. Kesuksesan ARTI mencetak laba pada 2015 didukung oleh pendapatan yang tercatat Rp225,8 miliar.

“Kontribusi sektor minyak dan gas terhadap pendapatan perseroan mencapai Rp123,25 miliar, atau 55% dari total pendapatan. Sementara itu, kontribusi sektor properti terhadap pendapatan dalam bentuk penyewaan ruang kantor tercatat mencapai Rp 102,54 miliar atau 45% dari total pendapatan ARTI,” katanya.

Dari sisi fundamental, neraca ARTI semakin solid dengan penguatan ekuitas dari Rp967,4 miliar pada tahun 2014 menjadi Rp1,70 triliun pada tahun lalu. Selain itu, asset perseroan juga melonjak 35% menjadi Rp2,4 triliun. “Dengan demikian, kami sukses mencetak laba Rp19,6 miliar pada tahun lalu sambil terus memperkuat struktur modal kami.”

Lonjakan aset ditopang oleh peningkatan aset tetap yang signifikan. Aset tetap ARTI meningkat lebih dari 2 kali lipat menjadi Rp849,42 miliar sepanjang tahun lalu dari Rp413,34 miliar pada tahun 2014. Hal ini dikarenakan adanya penambahan tanah serta mesin dan peralatan.

Ke depan, kata Gemilang, ARTI menargetkan akan tetap mempertahankan kontribusi kedua sektor yang dikelolanya, yaitu migas serta properti, secara seimbang. Kedua sektor ini akan saling mendukung kinerja yang positif perseroan.

Perseroan akan terus mengembangkan bisnis properti dengan perencanaan matang dan terukur, juga tidak lupa melanjutkan bisnis utama di sektor minyak dan gas dengan strategi efisiensi.

Apalagi, pihaknya melihat harga minyak mulai meninggalkan fase bottom dan perlahan mulai naik menyentuh level US$50 per barel, sehingga pemulihan harga minyak dunia akan mendukung peningkatan kinerja ARTI di sektor ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
properti

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top