BEI Pekanbaru Bidik Investor Kalangan Mahasiswa

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan peningkatan jumlah investor saham di Pekanbaru dan sekitarnya dengan membidik generasi muda, khususnya mahasiswa.
Gemal Abdel Nasser P. | 17 Mei 2016 18:10 WIB
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/4). - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, PEKANBARU – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan peningkatan jumlah investor saham di Pekanbaru dan sekitarnya dengan membidik generasi muda, khususnya mahasiswa.

Kepala BEI Cabang Pekanbaru Emon Sulaeman mengatakan generasi muda masih banyak yang belum memahami investasi di pasar modal atau pasar saham.

“Dari survei yang kami lakukan, baru sekitar 28% pelajar siswa setingkat SMA di Pekanbaru yang mengetahui investasi saham, dan tentu masih banyak sisanya yang belum mengetahui,” katanya kepada Bisnis.com, Selasa  (17/5/2016).

Dari kondisi ini, BEI Pekanbaru telah menyiapkan rencana kegiatan edukasi dan sosialisasi pentingnya investasi saham di 13 SMA yang ada di Pekanbaru.

BEI juga menargetkan guru ekonomi di setiap sekolah untuk membuka rekening saham, sehingga proses pembelajaran dan sosialisasi pasar modal dari guru bisa lebih mudah dan lebih jelas untuk disampaikan kepada pelajar.

Untuk kelas di atasnya yaitu perguruan tinggi, BEI Pekanbaru telah bekerja sama dengan tiga universitas yaitu Universitas Riau, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, dan Politeknik Caltex Riau.

“Mahasiswa kami harapkan bisa menjadi agen informasi pasar modal di daerah-daerah terpencil serta daerah yang masih awam dengan investasi pasar modal, kami harap upaya ini bisa menghindarkan masyarakat dari maraknya investasi bodong,” katanya.

Emon menambahkan ada tiga perguruan tinggi lagi yang tengah menyelesaikan proses kerja sama dengan BEI, yaitu Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Lancang Kuning, dan STIE Pelita Indonesia.

Untuk generasi muda dan investor pemula di pasar modal, BEI merekomendasikan produk unggulan yaitu program Yuk Nabung Saham. Karena program ini mudah, dan biaya awalnya murah, sehingga kalangan pemula bisa berinvestasi sesuai keinginannya.

Investasi pasar modal juga diharapkan bisa mengubah paradigma masyarakat dalam investasi keuangan dari model saving society menjadi invest society, atau dari kebiasaan menabung uang menjadi berinvestasi saham atau nabung saham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa efek indonesia, mahasiswa

Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top