Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

BURSA SAHAM 28 MARET: Minyak & Rupiah Jadi Sentimen, IHSG Ditutup 1,11% ke Level 4.773,63

IHSG merosot meninggalkan level 4.800 pada jeda siang, Senin (28/3/2016) turun 1,22% atau 58,94 poin ke level 4.768,15. Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Ikuti lajunya secara live hingga penutupan
Demis Rizky Gosta & Atiqa Hanum
Demis Rizky Gosta & Atiqa Hanum - Bisnis.com 28 Maret 2016  |  16:08 WIB
Bursa Efek Indonesia - Bisnis
Bursa Efek Indonesia - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham gabungan  merosot meninggalkan level 4.800 pada jeda siang, Senin (28/3/2016) turun 1,22% atau 58,94 poin ke level 4.768,15.

IHSG dibuka melemah 0,37% atau 17,9 poin ke level 4.809,19.

Sementara itu IHSG pada penutupan  perdagangan Kamis (24/3/2016) melemah 27.09 poin atau 0,56% ke 4.827,09.

Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan bukan hanya karena alasan jelang libur panjang lalu pelaku pasar lebih memilih untuk mengamankan posisi, tapi juga dikarenakan kondisi bursa saham sekitar yang kurang baik.

“Masih adanya imbas tragedi pengeboman di Brussel yang diikuti melemahnya sejumlah harga komoditas global, masih menutupi peluang rebound dari laju bursa saham AS,” kata Reza dalam risetnya.

Akibatnya laju bursa saham AS cenderung berada di zona merah. Ditambah lagi dengan masih berlanjutnya pelemahan sejumlah harga komoditas seiring dengan terapresiasinya laju dolar AS, makin berimbas negatif pada laju IHSG.

Bagaimana pergerakan IHSG selanjutnya? Ikuti lajunya secara live hingga penutupan.

16:07 WIB

Pukul 16.00 WIB: IHSG Ditutup 1,11% ke Level 4.773,63

IHSG terus melemah untuk hari kelima dengan ditutup anjlok 1,11% atau 53,46 ke level 4.773,63.

13:44 WIB

Pukul 13.33 WIB: IHSG Makin Lemah. Turun 59,4 Poin ke 4.767,68

Mengawali sesi II, IHSG masih melemah 1,23% atau 59,40 poin ke level 4.767,68.

12:10 WIB

Pukul 12.00 WIB: Akhir Sesi I, IHSG Turun 58,94 Poin ke 4.768,15

IHSG merosot meninggalkan level 4.800 pada jeda siang, turun 1,22% atau 58,94 poin ke level 4.768,15.

11:17 WIB

Pukul 10.52 WIB: IHSG Turun 64,35 Poin ke 4.762,74, IHSG Terlemah di Asean

IHSG telah tergelincir 1,33% atau 64,35 poin ke level 4.762,74 pada pukul 10.52 WIB, merosot paling tajam dibandingkan indeks bursa lain di Asia Tenggara. Straits Times merosot 0,34%, KKLCI turun 0,21%, SET melemah 0,37%, sedangkan PSEi melemah 0,59%.

10:10 WIB

Pk. 09.56 WIB: IHSG Meluncur ke Level 4.700. Volume Transaksi Masih Tipis, Asing Net Selll Rp146 Miliar

IHSG melemah 36,95 poin atau 0,77% ke 4.790,14.

“Sampai pk. 09.46 WIB, volume (transaksi) masih tipis. Asing sudah net sell Rp147 miliar,” kata Octavianus  Marbun, Analis PT Waterfront  Securities Indonesia saat dihubungi hari ini, Senin (28/3/2016).

09:05 WIB

Pukul 08.55 WIB: IHSG Dibuka Turun 17,9 Poin ke 4.809,19

IHSG masih tertekan, dibuka melemah 0,37% atau 17,9 poin ke level 4.809,19

07:50 WIB

Pk 07.40 WIB: Bursa Korsel dan Jepang Hijau, IHSG Siap Rebound

Bursa Korea Selatan dan Jepang menguat pagi ini.

Indeks Kospi di bursa Korsel naik 0,28%  ke 1.989,4 pada pk. 07.40 WIB.

Indeks Nikkei 225 menguat 121,85 poin atau 0,72% ke 17.124,6. Topix naik 9,85 poin atau 0,76% ke 1.375,9 pada pk. 07.20 WIB.

07:26 WIB

Indeks Dolar AS Lanjut Naik, Rupiah Bakal Tertekan

Indeks dolar Amerika Serikat pada perdagangan pagi ini, Senin (28/3/2016) kembali menguat.

Pada pk. 06.45 WIB, indeks dolar AS menguat 0,09% ke level 96,360. Merupakan penguatan hari ketujuh perdagangan atau sejak Jumat (18/3/2016).

Bloomberg mengemukakan dolar AS rebound tajam dalam sepekan setelah pernyataan hawkish dari sejumlah petinggi bank sentral AS (Federal Reserve). Akibatnya, indeks dolar AS pulih kembali ke atas level 96.

Petinggi Fed James Bullard menjelaskan kenaikan Fed Rate terbuka kemungkinan dilakukan saat pertemuan FOMC April 2016.

Dalam waktu bersamaan, Bank Sentral Eropa bersikap lebih dovish, beberapa anggota mengisyaratkan bahwa pemotongan suku bunga lebih lanjut jika kondisi memungkinkan. Hal ini akan mempengaruhi posisi euro di pasar uang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI
Editor : News Editor

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top