Terbawa Sentimen Cadev, IHSG Diprediksi Kembali Menguat

Indeks harga saham gabungan berpotensi menguat pada perdagangan esok, Senin (11/1), merespons kenaikan cadangan devisa Desember ke posisi US$105,9 miliar.
Sri Mas Sari | 10 Januari 2016 19:54 WIB
Papan elektronik menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, SURABAYA--Indeks harga saham gabungan berpotensi menguat pada perdagangan esok, Senin (11/1/2016), merespons kenaikan cadangan devisa Desember ke posisi US$105,9 miliar. 

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya memperkirakan IHSG bakal bergerak pada kisaran 4.502-4.608 setelah menguat 0,35% ke posisi 4.546 pada penutupan perdagangan Jumat (8/1/2016).

"Support saat ini berpotensi diuji pada level 4.502 dengan target resistance pada level 4.608. Hari ini (Senin, 11/1/2016), IHSG berpotensi menguat," tulisnya dalam riset, Minggu (10/1/2016).

William memprediksi beberapa saham yang bakal mengalami penguatan, yakni AKRA, JSMR, PPRO, ADHI, WIKA, BBNI, KLBF, INDF, dan ASII.

Bank Indonesia akhir pekan lalu mengumumkan cadangan devisa Desember US$105,9 miliar, naik pesat dari posisi bulan sebelumnya US$100,24 miliar, meskipun lebih rendah dari posisi akhir 2014 senilai US$111,9 miliar.

Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi menduga data itu memicu penguatan IHSG pada akhir sesi perdagangan pekan lalu setelah cenderung bergerak mixed dan sempat berada di zona negatif. Sektor konsumer rebound dengan persentase paling tinggi, sedangkan infrastruktur terkoreksi paling rendah.

Dia memprediksi IHSG akan menguat tertahan pada rentang 4.520-4.600 pada perdagangan esok. "Indikator stochastic masih negatif dengan pergerakan bearish pada area dekat oversold dan momentum RSI yang cenderung kembali flat pada middle osillator," jelasnya dalam riset.

Dia merekomendasikan beberapa saham untuk diperhatikan, yakni ACES, BBCA, BMTR, EXCL, INTP, LPKR, MAPI, MNCN, ROTI, dan LPCK.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, cadangan devisa

Editor : Aprillian Hermawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top