Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba Indofood Melorot, Taipan Anthony Salim Salahkan Kurs

Perusahaan milik taipan Anthony Salim PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) membukukan penurunan laba bersih pada kuartal I/2015.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 08 Mei 2015  |  17:10 WIB
Direktur Utama Indofood Sukses Makmur Franciscus Welirang - Bisnis
Direktur Utama Indofood Sukses Makmur Franciscus Welirang - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Perusahaan milik taipan Anthony Salim PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) membukukan penurunan laba bersih pada kuartal I/2015.

Presiden Direktur Indofood Anthony Salim mengatakan penurunan laba bersih INDF pada kuartal pertama tahun ini yang paling besar dikontribusi oleh melonjaknya rugi kurs akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

"Kinerja Indofood tidak lepas dari keadaan makro dan mikro ekonomi, yang terjadi saat ini, khususnya kurs rupiah," katanya dalam paparan publik, Jumat (8/5/2015),

Menurutnya, komponen impor Indofood cukup banyak sehingga terpengaruh oleh fluktuasi nilai tukar. Dia berharap, pada kuartal kedua tahun ini, kondisi bisa mulai membaik.

Indofood harus rela menerima tersungkurnya laba bersih pada kuartal I tahun ini menjadi Rp870,08 miliar, lebih rendah 37,2% dari tahun sebelumnya Rp1,38 triliun. Laba per saham dasar Indofood juga merosot menjadi Rp20 dari sebelumnya Rp25.

Penjualan bersih emiten berkode saham INDF tersebut memang terbilang datar. Triwulan pertama tahun ini, Indofood mengantongi pendapatan bersih Rp15,02 triliun dari tahun sebelumnya Rp15,03 triliun.

Meskipun demikian, beban pokok penjualan berhasil diturunkan menjadi Rp10,91 triliun dari Rp11,19 triliun. Sehingga, laba kotor yang diraup Indofood meningkat menjadi Rp4,1 triliun dari sebelumnya Rp3,8 triliun.

Pada saat yang sama, laba usaha Indofood meningkat menjadi Rp1,74 triliun dari Rp1,59 triliun. Laba sebelum pajak dibukukan sebesar Rp1,09 triliun dari Rp2,03 triliun dan laba periode berjalan Rp777,07 miliar dari Rp1,51 triliun.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indofood anthoni salim
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top