MEDCO ENERGI (MEDC) Akan Bangun PLTG 1.600 MW

PT Medco Energi Internasional Tbk melalui anak perusahaan PT Medco Power Indonesia akan membangun proyek pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) berkapasitas 2 x 800 megawatt yang menjadi bagian dalam proyek 35.000 megawatt.
Fauzul Muna | 17 Maret 2015 11:46 WIB
Medco Energi akan membangun PLTG 1.600 MW - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA— PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) melalui anak perusahaan PT Medco Power Indonesia akan membangun proyek pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) berkapasitas 2 x 800 megawatt yang menjadi bagian dalam proyek 35.000 megawatt.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) MedcoEnergi Lukman Mahfoedz mengatakan perseroan akan semakin terlibat aktif dalam pembangunan pembangkit listrik di Indonesia.

MedcoEnergi akan membangun pembangkit listrik berkapasitas total 2 x 800 megawatt yang menjadi bagian dalam ambisi Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam membangun 35.000 megawatt selama lima tahun.

“Sekarang ini kami aktif di urusan power project, kami ingin berkontribusi dalam proyek 35.000 megawatt,” katanya di Jakarta, Senin (16/3/2015).

Menurutnya, MedcoEnergi tidak sendirian dalam membangun proyek tersebut. Dia akan mengajak partner lain untuk membangun proyek tersebut. Lukman masih enggan menyebutkan lokasi pembangkit listrik yang direncanakan.

Dia menjelaskan pembangunan pembangkit listrik tersebut bukanlah pengalaman yang pertama. Saat ini MedcoEnergi merupakan pemasok 65% kebutuhan listrik di Batam, Kepulauan Riau.

Selain itu, MedcoEnergi juga telah 10 tahun berkecimpung dalam bisnis pembangkit listrik di Jawa dan Bali. Medco mengoperasikan pembangkit listrik di Jawa dan Bali berkapasitas total 2 x 660 megawatt.

Pada November 2014, Medco Power Indonesia (MPI) meresmikan proyek penambahan chiller 21 megawatt dan combined cycle 6 megawatt pada PLTG Panaran di Batam sebesar 27 megawatt (MW). Pembangkit listrik tersebut dikelola oleh PT Mitra Energi Batam (MEB), anak perusahaan Medco Power Indonesia.

PLTG MEB unit I dan II awalnya berkapasitas 56 megawatt. Setelah ekspansi tersebut, kapasitas total naik menjadi 84 megawatt. Seperti diketahui, Medco memiliki bisnis pembangkit listrik di 10 lokasi yang tersebar di Pulau Sumatra, Pulau Jawa, dan Pulau Sulawesi.

Rinciannya, lima lokasi di Sumatra, tiga lokasi di Jawa, dan dua lokasi di Sulawesi. Sebagian besar pembangkit-pembangkit tersebut menggunakan tenaga gas. Di antaranya, pembangkit listrik tenaga gas 2x6 megawatt di Patih Galung, Prabumulih, Sumatra Selatan.

PLTG 2x6 megawatt di Kali Doni Palembang, Sumatra Selatan serta PLTG Singa 6 MW di Lapangan Singa, Lematang. MPI juga memiliki dua proyek pembangkit listrik tenagas panas bumi, yaitu wilayah kerja panas bumi (WKP) Sarulla dan WKP Ijen.

Konsorsium Sarulla merupakan konsorsium antara MPI, Itochu, Ormat, dan Kyushu Electric dengan total kapasitas 330 megawatt. Sebesar 110 megawatt proyek tersebut dijadwalkan commissioning pada 2016. Sisanya, masing-masing akan commissioning pada 2017 dan 2018. Sementara itu, WKP Ijen berkapasitas total 55 megawatt. MPI memenangkan kontrak wilayah kerja tersebut pada Juni 2011.

Tag : medco
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top