RUPIAH/US$: Dipengaruhi AS & China Ketimbang Data Inflasi BPS

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Februari 2015 terjadi deflasi 0,36%, namun rupiah tetap melanjutkan pelemahannya
Linda Teti Silitonga | 02 Maret 2015 12:21 WIB
Rupiah. -

Bisnis.com, JAKARTA—  Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Februari 2015 terjadi deflasi 0,36%, namun rupiah tetap melanjutkan pelemahannya.

Bloomberg Dollar Index mengemukakan pada pk. 11:58 WIB, rupiah melemah 0,39% ke Rp12.982.

“Rupiah lebih dipengaruhi faktor global,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta dalam risetnya yang diterima hari ini, Senin (2/3/2015)

Dia mengemukakan data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis akhir pekan dinilai masih baik.

Sementara itu China memangkas suku bunga acuannya, sehingga memicu penguatan dolar AS juga. Dengan turunnya suku bunga acuan di China, menyebabkan pasar memilih dolar AS.

“(Menyebabkan) data (deflasi BPS) pengaruhnya kecil (pada rupiah),” kata Rangga.

Inflasi Indonesia  

Bulan

Inflasi YoY (%)

Inflasi MoM (%)

Februari 2015

6,29

-0,36

Januari 2015

6,96

-0,24

Desember

2,46

8,36

November

1,50

6,23

Oktober

0,47

4,83

Sumber: Badan Pusat Statistik

 

Tag : Gonjang Ganjing Rupiah
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top