LELANG OBLIGASI: SPN-S 11082015 Jadi Primadona

NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI) mengatakan pekan lalu pemerintah telah melaksanakan lelang surat berharga syariah negara (SBSN)
Linda Teti Silitonga | 02 Maret 2015 06:48 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA- NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI) mengatakan pekan lalu pemerintah telah melaksanakan lelang surat berharga syariah negara (SBSN).

Kepala Riset NHKSI Reza Priyambada mengatakan seri yang dilelang adalah:

  • SPN-S 11082015 (reopening) dengan imbalan secara diskonto dan jatuh tempo pada tanggal 11 Agustus 2015
  •  PBS006 (reopening) dengan imbalan sebesar 8,25% dan jatuh tempo pada tanggal 15 September 2020
  • PBS007 (reopening) dengan imbalan sebesar 9,0% dan jatuh tempo pada tanggal 15 September 2040
  • PBS008 (reopening) dengan imbalan sebesar 7,0% dan jatuh tempo pada tanggal 15 Juni 2016.

Reza mengatakan total penawaran yang masuk sebesar Rp9,66 triliun, dan seri SPN-S 11082015 memiliki penawaran yang masuk lebih tinggi sebesar Rp 3,31 triliun. Nilai yang dimenangkan Rp 500 miliar.

Di sisi lain, ujarnya, untuk total keseluruhan penawaran yang dimenangkan hanya Rp 2,57 triliun. Dikemukakan total penawaran yang masuk lebih tinggi dari total penawaran yang masuk sebelumnya sebesar Rp 2,32 triliun, dengan penyerapan yang lebih tinggi.

Dari empat seri SBSN yang di tawarkan, pemerintah menyerap seluruh seri SUN.

“Pergerakan pasar obligasi yang cenderung menguat membuat permintaan akan tingkat yield masih menurun, karena telah terkompensasi dengan pergerakan harganya yang meningkat,” kata Reza.

Adapun yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan untuk setiap seri adalah:

  • SPN-S 11082015 (5,86%)\
  • PBS006 (7,20%)
  • PBS007 (7,94%)
  • PBS008 (6,86%).

Reza mengatakan dari sisi bid to cover ratio, memperlihatkan bahwa angka yang paling besar rasionya senilai 6,62x pada seri Seri SPN-S 11082015.

“Sehingga memberikan gambaran bahwa banyak pelaku pasar yang masih lebih memilih lelang obligasi jangka pendek untuk ditransaksikan karena lebih likuid dan berdurasi lebih pendek. Seri SPN-S11082015 memiliki jatuh tempo yang lebih cepat atau pendek dibandingkan dengan jatuh tempo suku bunga SUN lainnya,” kata Reza.

Tag : Obligasi
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top