Prediksi IHSG, Didorong Data Ekonomi, Indeks Segera Sentuh Level 5.500

Indeks harga saham gabungan diprediksi masih terus menguat, bahkan bisa menyentuh level 5.500 didorong oleh rilis data ekonomi Indonesia.
Riendy Astria | 02 Maret 2015 19:58 WIB
IHSG diprediksi segera sentuh level 5.500 - Antara

Bisnis.com, JAKARTA- Indeks harga saham gabungan diprediksi masih terus menguat, bahkan bisa menyentuh level 5.500 didorong oleh rilis data ekonomi Indonesia.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor level tertinggi pada penutupan perdagangan Senin (2/3) dengan kenaikan 0,51% ke level 5.447,83.

Indeks dibuka menguat 0,05% ke level 5.452,83 dengan level terendah pada 5.451,57.

Investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan aksi beli pada hari pertama perdagangan Maret 2015, dengan net buy Rp628,86 miliar.

Satrio Utomo, Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia mengatakan penguatan IHSG pada perdagangan Senin didorong oleh rilis data ekonomi terbaru, yakni deflasi 0,36% pada Februari 2015.

“Dengan deflasi orang berharap BI rate bisa turun kembali, kalau turun kembali, pertumbuhan ekonomi akan semakin besar, akan rebound tahun ini,” kata Satrio saat dihubungi Bisnis, Senin (2/3).

Namun di sisi lain, penurunan BI Rate pada akhirnya bisa melemahkan rupiah. “Itu pengaruh, selain karena pelemahan mata uang dunia terhadap dollar Amerika Serikat (AS),” tambahnya.

Selain rilis data ekonomi, China yang menurunkan suku bunga pinjaman juga menjadi salah satu pendorong penguatan IHSG.

“Ditambah, saham-saham batu bara dan consumer juga rebound. Saham properti sempat terkoreksi, tapi begitu data inflasi keluar, langsung naik.”

Dia memprediksi, IHSG Selasa (3/3) masih akan menguat. IHSG diperkirakan ada di level support 5.450 dan level resisten 5.500-5.580.

“Sangat memungkinkan sampai 5.500, aliran dana asing masih cukup besar."

William Surya Wijaya, Kepala Riset PT Asjaya Indosurya Securities mengatakan pencapaian IHSG kembali disokong oleh capital inflow yang terus membanjiri pasar modal Indonesia. Ini menunjukkan investor masih cukup yakin berinvestasi di Indonesia. “Rilis data ekonomi terlansir juga turut mendorong penguatan IHSG,” katanya.

Dia memprediksi, IHSG masih berada di jalur uptrend dan berpotensi mengalami penguatan pada perdagangan Selasa (3/3). “Target resistance dilevel 5.513 akan tercapai dalam waktu dekat,” ungkapnya.

 

 

 

 

 

 

 

Tag : IHSG
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top