LELANG OBLIGASI: 4 SBSN Ditawarkan, PBS006 Tak Terserap

Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI) mengemukakan pemerintah telah melaksanakan Lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pekan lalu.
Linda Teti Silitonga | 02 Februari 2015 03:53 WIB
Memantau layar surat utang negara - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA- Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI) mengemukakan pemerintah telah melaksanakan Lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pekan lalu.

Analis WKSI Reza Priyambada mengatakan SBSN yang dilelenag adalah:

  • SPN-S14072015 (reopening)

Pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo pada tanggal 14 Juli 2015;

  • Seri PBS006 (reopening)

Tingkat imbalan yang ditawarkan sebesar 8,25% dan jatuh tempo pada tanggal 15 September 2020

  • Seri PBS007 (reopening)

Tingkat imbalan yang ditawarkan sebesar 9,00% dan jatuh tempo pada tanggal 15 September 2040

  • Seri PBS008 (reopening).

Tingkat imbalan yang ditawarkan sebesar 7,00% dan jatuh tempo pada tanggal 15 Juni 2016 pada hari Selasa (27/1/2015).

“Total penawaran yang masuk sebesar Rp19,06 triliun, seri PBS008 memiliki penawaran yang masuk lebih tinggi sebesar Rp 9,51 triliun, dengan nilai yang dimenangkan ialah sebesar Rp1,11 triliun,” kata Reza dalam risetnya.

Total keseluruhan penawaran yang dimenangkan, tambahnya, hanya Rp 2,2 triliun.

Reza mengemukakan total penawaran yang masuk lebih tinggi dari total penawaran yang masuk sebelumnya sebesar Rp 13,75 triliun, namun dengan penyerapan yang lebih rendah.

Dari empat seri SBSN yang di tawarkan, tambahnya, hanya terserap 3 SBSN sementara itu untuk seri PBS006 tidak terserap.

Tag : Obligasi
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top