Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Yunani ke Luar UE? Simak Prediksi Laju Obligasi Negeri Para Dewa

Investa Saran Mandiri memperkirakan imbal hasil (yield) obligasi Yunani akan tertekan, jika negara tersebut sampai memutuskan menggunakan mata uang sendiri, bukan lagi euro.
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 26 Januari 2015  |  14:48 WIB
 Euro -
Euro -

Bisnis.com, JAKARTA— Investa Saran Mandiri memperkirakan imbal hasil (yield) obligasi Yunani akan tertekan, jika negara tersebut sampai memutuskan menggunakan mata uang sendiri, bukan lagi euro.

“Akankah Yunani ke luar UE, masih belum jelas,” kata Managing Director Investa Saran Mandiri John Veter saat dihubungi hari ini, Senin (26/1/2015).

Dikemukakan jika Yunani memilih mengeluarkan mata uang  baru, akan terkonversi pula obligasi yang dikeluarkan dari negara tersebut.

Saat ini, ujarnya, posisi Yunani diuntungkan dengan Uni Eropa. Obligasi UE memilki yield yang rendah, seperti halnya Jerman dengan imbal hasil obligasinya sebesar 0,5%--2%.

“Jika sekarang obligasi Yunani sekitar 8%, maka bisa menjadi 30% (jika menggunakan obligasi dengan mata uang baru),” kata John.

Dikaitkan dengan Indonesia, tambahnya, diyakini jika terjadi perubahan kebijakan di Yunani tidak banyak berpengaruh.

Mengingat, ujarnya, tidak banyak hubungan dagang antara Indonesia dengan negara tersebut.

“(Biasanya hubungan dengan Eropa) lewat China,” kata John.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top