Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuartal I, Pendapatan Garuda Stagnan US$807,3 juta

Kinerja keuangan Garuda sepanjang 3 bulan pertama 2014 masih dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, masih tingginya harga bahan bakar, dan meningkatnya kompetisi di pasar internasional.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 30 April 2014  |  14:15 WIB
Pesawat Garuda bongkar muat di bandara. Pendapatan perseroan kuartal I stagnan - Bisnis
Pesawat Garuda bongkar muat di bandara. Pendapatan perseroan kuartal I stagnan - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA—PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) membukukan pendapatan operasi (operating revenue) sebesar US$807,3 juta sepanjang kuartal I/2014, relatif stagnan dibandingkan dengan kuartal I/2013 sebesar US$ 807,2 juta.

Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar menuturkan pangsa pasar (market share) maskapai penerbangan pelat merah itu di pasar domestik mencapai 28,1%, sedangkan pasar internasional sebesar 21%.

Menurutnya, kinerja keuangan Garuda sepanjang 3 bulan pertama 2014 masih dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, masih tingginya harga bahan bakar, dan meningkatnya kompetisi di pasar internasional.

“Selain itu, faktor lainnya adalah investasi yang dilaksanakan Garuda berkaitan dengan program pengembangan armada dan proses pengembangan PT Citilink Indonesia sebagai low cost carrier yang beroperasi secara mandiri,” tuturnya dalam keterangan resmi, Rabu (30/4/2014).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garuda indonesia
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top