Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Minyak Mentah: Krisis Ukraina Panaskan Harga Brent

Minyak mentah Brent diperdagangkan di dekat level tertinggi dalam 6 pekan terakhir pada penutupan pasar pekan lalu. Harga Brent terkerek di tengah krisis geopolitik yang memanas di Ukraina.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 20 April 2014  |  19:15 WIB

Bisnis.com, LONDON—Minyak mentah Brent diperdagangkan di dekat level tertinggi dalam 6 pekan terakhir pada penutupan pasar pekan lalu. Harga Brent terkerek di tengah krisis geopolitik yang memanas di Ukraina.

Harga kontrak Brent untuk pengiriman Juni ditutup melemah 0,06% ke level US$109,53 per barel di ICE Futures Europe. Pasar khawatir ketegangan politik Rusia versus Ukraina akan mengganggu distribusi minyak dari Eropa Timur.

Sementara itu minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turut menguat setelah Gubernur Federal Reserve Janet Yellen menekankan komitmennya untuk mendukung perbaikan ekonomi AS. WTI untuk pengiriman Mei menguat 0,52% menjadi US$104,30 per barel di New York Mercantile Exchange.

Analis dari Sucden Financial Ltd. Myrto Sokou mengatakan pada Bloomberg meningkatnya ketegangan di Ukraina mengerek pasar Brent. “Pasar fokus terhadap isu pasokan dari wilayah tersebut,” katanya.

Sementara itu Ukraina menuduh Rusia sebagai dalang di balik aksi terorisme di wilayah timur Ukraina.

Terkait hal tersebut North Atlantic Treaty Organization (NATO) berjanji untuk mendukung pertahanan negara-negara di sekitar wilayah tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga minyak mentah

Sumber : Bloomberg

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top