Harga Kedelai Hampir Sentuh Level US$15

Kedelai terus menguat dalam tiga hari berturut-turut dan masuk ke level tertinggi dalam 10 bulan terakhir. Penguatan tersebut masih didorong oleh sentimen berkurangnya stok di Amerika Serikat hingga level terendah dalam satu dekade.
Nenden Sekar Arum | 02 April 2014 14:09 WIB
Pengemasan keledai - JIBI

Bisnis.com, MELBOURNE--Kedelai terus menguat dalam tiga hari berturut-turut dan masuk ke level tertinggi dalam 10 bulan terakhir. Penguatan tersebut masih didorong oleh sentimen berkurangnya stok di Amerika Serikat hingga level terendah dalam satu dekade.

Kontrak kedelai untuk pengiriman Mei naik 0,7% menjadi US$14,95 per bushel di Chicago Board of Trade yang merupakan level tertinggi sejak 6 Juni 2013. Sementara berjangka berada di posisi US$14,9375 atau naik 16% sepanjang tahun ini.

"Persediaan rendah di Amerika Serikat dan pada saat yang sama permintaan ekspor kedelai cukup kuat di Asia," papar Vyanne Lai, Ekonom Agribisnis National Australia Bank Ltd. kepada Bloomberg, Rabu (2/4/2014).

Departemen Pertanian Amerika Serikat mengungkapkan stok di AS turun menjadi 993,4 juta bushel per 1 Maret turun dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 998 juta bushel, dan merupakan level terendah sejak 2004.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kedelai

Editor : Ismail Fahmi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top