Emas Mulai Rebound Dipicu Spekulasi China

Harga emas terus menanjak di tengah spekulasi bahwa penurunan harga bakal memicu pembelian emas fisik oleh China.
Ardhanareswari AHP | 02 April 2014 19:46 WIB

Bisnis.com, MELBOURNE—Harga emas terus menanjak di tengah spekulasi bahwa penurunan harga bakal memicu pembelian emas fisik oleh China.

Emas spot tercatat menguat 0,40% menjadi US$1.284,06 per troy ounce (Rp466.634,40 per gram) pada Rabu (2/4/2014) petang.

Adapun harga kontrak emas untuk pengiriman Juni terapresiasi 0,34% ke level US$1.284,40 per troy ounce (Rp466.757,95 per gram) di Commodity Exchange (Comex), New York.

Kepala Riset dan Analis PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan jika emas berhasil menembus ke atas level resisten US$1.290 per troy ounce hal ini berpotensi menguatkan emas lebih lanjut.

“Bisa membawa emas menguat ke kisaran US$1.301—US$1.307 per troy ounce,” kata Ariston dalam analisis harga emas yang dirilis kemarin.

Sementara itu analis dari AnandRathi Commodities Ltd. mengatakan pada Bloomberg, pelemahan emas tampaknya tertahan oleh permintaan dari China.

Sebelumnya harga emas sempat melesat tajam mendekati level US$1.400 per troy ounce di tengah ketegangan geopolitik antara Ukraina versus Rusia.

Namun, pernyataan Gubernur Federal Reserve (the Fed), Janet Yellen, menggerus harga logam mulia tersebut.

Yellen menyatakan the Fed bisa jadi menghentikan stimulus moneter untuk AS (tapering off) tahun ini dan meningkatkan suku bunga acuan lebih cepat, sekitar 6 bulan setelah tapering off.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga Emas Hari Ini

Sumber : Bloomberg
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top